Tips Tampil Menarik dengan Kursi Antik

Di era modern ini, barang-barang antik mempunyai sense tinggi entah itu dari segi nilai harga maupun nilai lainnya. Komponen antik tersebut pun tetap bisa konsumen temui di pasar ataupun toko khusus penjualan produk-produk langka. Sekalipun tak dijumpai di sebagian besar wilayah Tanah Air, akan tetapi perlengkapan yang terkategori sebagai benda kuno tersebut tetaplah mempunyai hati tersendiri di mata pecintanya. Sehingga tak mengherankan bilamana produk-produk limited edition tersebut memiliki sisi kelebihan tersendiri. Bahkan menjadi produk punah yang tak akan rilis lagi. Adapun salah satunya ialah kursi antik yakni sebuah tempat duduk dengan nilai seni yang menarik.

Sebagai salah satu alas untuk duduk, kursi unik tidaklah mengurangi rasa nyaman yang ada. Justru lebih menampilkan desain yang lain dari lainnya. Berfungsi tak jauh berbeda dengan alas bersandar seperti kursi modern lainnya, tempat duduk antik ini seringkali dijadikan sebagai koleksi. Dalam artian sekedar dikumpulkan, dirawat dan tidak dipakai. Tak sedikit pula yang menggunakan kursi tersebut di saat-saat tertentu saja serta ada pula yang dimanfaatkan layaknya alas duduk lainnya.

Terdapat banyak hal yang membedakan tempat duduk unik dengan edisi kekinian. Hingga nilai-nilai menarik tidaklah jauh-jauh dari kursi tersebut, yang antara lain ialah sebagai berikut:

  • Model yang mencerminkan era dulu.
  • Pilihan warna yang eksotis dan umumnya hanya ada warna tertentu saja.
  • Tipe desain yang tak biasa.
  • Seri yang tak terbit lagi.
  • Nilai arsitektur yang berbeda.

Ketidaksamaan pastinya ada namun tak menjadikan peran yang dimiliki tergeser begitu saja. Dimana kursi antik bersangkutan sama-sama bisa dimanfaatkan secara optimal, terutama untuk tempat duduk di rumah. Tempat tinggal modern pun dapat dipadukan dengan tempat duduk unik ini dan dalam perpaduannya, ada tips-tips yang harus diketahui yakni:

Baca Juga:PILIH-PILIH KURSI TAMU, SESUAIKAN DENGAN KONSEP RUANGAN!

  • Pastikan pada ruang tersebut tak memicu adanya kontras warna antara kursi dengan lain-lainnya.
  • Perhatikan posisi kursi untuk dapat difungsikan dengan mudah.
  • Kenali karakter alas duduk itu yang umumnya bertekstur keras, kokoh dan halus. Bilamana untuk duduk berlama-lama bisa menambahkan bantal.
  • Tempatkan pada posisi seharusnya, sehingga tak tampak aneh dan bisa difungsikan secara optimal.

Dalam memadukan alas duduk antik dengan interior ruang memang perlu memperhatikan banyak hal. Antara satu dan lainnya dapat disatukan atas sisi matching, jadinya tidak terkesan aneh. Terlebih pada umumnya, suasana ruang rumah lebih dominan dengan sense modern. Terlihat berbeda begitu tampak pada pemilihan kursi tersebut atas adanya tipe ruang yang kekinian. Dengan adanya pilihan yang tepat, sense interior yang aneh dapat diminimalisir maupun dihindari. Dimana, memutuskan untuk memfungsikan alas duduk antik di ruang rumah tidaklah bisa secara asal-asal dalam memperoleh sense yang nyaman dari sisi pandang mata, pemakaian dan lain-lainnya.

Kursi dengan sebutan antik inipun bukan hanya sekedar produk yang dikoleksi semata, tetapi juga untuk difungsikan layaknya kursi lainnya. Hanya saja, perlu diperhatikan betul-betul dalam pemanfaatan agar nantinya lebih menghindari hal-hal yang tak diinginkan. Di samping itu, terdapat pula perawatan penunjang untuk alas duduk tersebut agar senantiasa terjaga dengan baik. Serangkaian treatment untuk kursi antik antara lain ialah sebagai berikut:

  • Bersihkan secara rutin, agar debu-debu dan lainnya tak menempel pada tempat duduk tersebut.
  • Simpan di ruang khusus terutama untuk yang dikoleksi.
  • Hindari penempatan di area yang lembab maupun basah.
  • Gunakan sebagaimana mestinya atau pada penggunaan yang benar. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *