Tips Merawat Lemari Antik

Salah satu perabotan atau furniture rumah tangga yang akhir-akhir ini banyak dijadikan sebagai bahan koleksi adalah lemari kuno atau antik. Lemari yang memiliki corak khas dan memiliki nilai seni bermutu tinggi ini selain dapat dijadikan sebagai tempat menyimpan barang, juga dapat dijadikan penghias rumah yang akan mempercantik tampilan rumah sehingga akan menarik perhatian para tamu. Selain menarik perhatian, adanya berbagai barang antik yang dipajang di rumah juga akan membuat penghuni rumah lebih betah dan pikirannya lebih terbuka karena barang-barang antik akan memantik imajinasi orang yang melihatnya sehingga seakan terlempar ke masa lampau. Namun, merawat barang antik seperti lemari gampang-gampang susah. Jika salah perawatan, lemari akan mudah rapuh karena biasanya barang antik seperti lemari kayu yang sudah tua akan rentan keropos dan ditinggali rayap. Oleh sebab itu, lemari antik harus dirawat dengan cara yang tepat. Berikut ini adalah ulasan mengenai tips merawat lemari kayu yang antik.

baca juga: TIPS MERAWAT KURSI ANTIK BAHAN KAYU JATI

  1. Membersihkan dari Debu

Setiap benda yang ada di rumah tidak akan bisa bebas dari debu. Debu dapat masuk ke dalam rumah melalui udara atau terbawa angin. Benda-benda antik termasuk lemari yang disimpan di dalam rumah, juga rentan terhadap debu. Debu yang menempel pada bagian lemari akan membuat permukaan kayu jadi tergerus. Selain itu, debu yang menempel pada lemari akan membuat tampilan lemari menjadi kurang menarik, dan kesan keantikannya akan berkurang. Oleh sebab itu, lemari antik harus rutin dibersihkan dari debu. Cara yang paling mudah untuk membersihkan lemari dari debu adalah dengan memakai sulak atau kemoceng. Sayangnya, tidak semua debu yang menempel pada lemari bisa langsung hilang. Jika debu membandel, bersihkanlah debu dengan menggunakan kain lap yang dibasahi dengan sedikit air. debu akan menempel pada air di kain lap, sehingga tampilan lemari lebih kinclong dan bersih.

  1. Jangan Diletakkan di Tempat Lembab

Lemari kayu antik harus disimpan dengan baik, jangan diletakkan di sembarang tempat. Letakkanlah lemari di tempat sejuk dan kering, hindari peletakan lemari di tempat yang lembab dan mudah terkena basah atau kecipratan air. Suhu ruangan yang paling baik bagi lemari adalah antara 28-35 derajat celcius.

Sebisa mungkin, lemari kayu yang antik diletakkan di ruangan yang agak luas, seperti misalnya ruang keluarga, di mana pencahayaan di ruang keluarga umumnya cukup bagus, dan sirkulasi udara bisa keluar masuk dengan baik.

  1. Mempertahankan Warna

Salah satu hal yang membuat lemari antik berkurang nilai keantikannya adalah warnanya yang mulai memudar. Jika dicat ulang, keantikannya justru hilang. Namun jika dibiarkan, warna yang pudar membuat tampilan lemari menjadi kurang menarik. Cara paling mudah untuk mencerahkan warna lemari namun tetap mempertahankan keaslian dan keantikannya adalah dengan menyemprotnya dengan silikon khusus kayu, maka warna lemari kayu akan kembali cerah.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *