Tips Merawat Kursi Antik Berbahan Kayu

Salah satu cara untuk membuat menarik tampilan rumah adalah dengan meletakkan benda-benda antik di dalam rumah. Mengisi rumah dengan berbagai benda antik akan membuat Anda lebih betah tinggal di dalam rumah. Selain itu, benda-benda antik tersebut akan menggugah selera dan naluri Anda akan pentingnya memahami nilai seni dan keindahan dalam kehidupan. Salah satu jenis benda antik yang dapat Anda pilih untuk menghiasi rumah anda adalah kursi berbahan kayu. Kursi kayu memiliki aura khasnya sendiri yang memberikan kesan klasik, sehingga Anda akan terlempar pada masa tertentu. Di pasaran, banyak sekali dijual kursi dengan desain antik, terutama kursi berbahan dasar kayu terbaik. Namun sayangnya, merawat kursi antik berbahan kayu ternyata bukanlah pekerjaan yang mudah. Kursi harus senantiasa dirawat agar awet dan keantikannya tidak memudar. Berikut ini adalah tips merawat kursi berbahan kayu yang antik.

  1. Memperhatikan Penempatan Kursi

Kursi berbahan kayu sangat sensitif terhadap suhu yang terlalu panas maupun suhu yang terlalu dingin. Jika ditempatkan di ruangan yang suhunya terlalu panas, maka kayu akan cepat retak, mengering, bahkan pecah. Sebaliknya jika ditempatkan di ruangan bersuhu dingin atau lembab, kayu akan mudah lapuk, keropos, berjamur, dan bahkan ditempati oleh serangga. Maka agar kursi antik yang Anda miliki bisa lebih awet, simpanlah kursi tersebut di ruangan yang suhunya normal, memiliki sirkulasi udara yang baik, dan tidak rentan terhadap percikan air.

Baca juga: BEBERAPA FURNITURE KANTOR YANG WAJIB TERSEDIA DI KANTOR ANDA

  1. Merawat Kursi Kayu yang Tidak Divernis

Seringkali, untuk mempertahannya nilai keantikannya, kursi kayu tidak dilapisi dengan vernis. Merawat kursi kayu tanpa vernis butuh perhatian khusus. Hindarkan kursi dari terkena air atau tumpahan cairan, sebab air akan mudah masuk ke dalam permukaan kayu, sehingga kursi akan lebih mudah keropos dan cepat lapuk. Jika memang kursi tersebut sudah kusam oleh debu atau usianya yang sudah tua, bersihkan permukaan kayu kursi dengan air hangat yang dicampur dengan sampo. Sediakan kain lap yang berbahan lembut. Laplah kursi tersebut dengan kain basah air sampo, keringkan dengan lap kering agar air tidak menyerap ke dalam pori-pori kayu.

  1. Membersihkan Bagian Ukiran

Salah satu ciri khas dari kursi kayu antik adalah adanya corak ukiran. Membersihkan corak ukiran pada kursi kayu tentu lebih sulit dibandingkan membersihkan permukaan yang rata. Untuk membersihkan bagian ukiran dengan efektif adalah, siapkan kuas kecil yang halus, dan poleslah bagian ukiran hingga bersih. Selain kuas, Anda juga dapat menggunakan vacum cleaner.

  1. Memoles Ulang Kayu

Jika kursi kayu antik Anda ingin terlihat baru, poles ulanglah bagian kayu pada kursi. Namun, dengan memoles ulang, nilai keantikan kursi antik tersebut akan berkurang. Agar mempertahankan warna dan coraknya, poleslah kayu dengan menggunakan cairan minyak jati.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *