Tips Memilih Perabotan Rumah Tangga untuk Rumah Kontrakan

Tinggal di rumah kontrakan memang tidak sebebas dan senyaman rumah milik sendiri. Selain tidak bisa bebas berinovasi akan tampilan rumah, para pengontrak rumah biasanya juga harus berpikir panjang setiap akan membeli furniture rumah tangga, sebab semakin banyak furniture yang dibelinya, akan semakin sulit barang-barang tersebut untuk dibawa ketika pindah rumah nantinya. Bagaimanapun, tinggal di rumah kontrakan tentu akan dibatasi dengan waktu, kita harus benar-benar memikirkan setiap barang yang akan kita beli, terutama benda-benda besar seperti furniture, agar tidak terlalu merepotkan kita sendiri ketika pindah rumah. Namun namanya kebutuhan, tetap harus terpenuhi. Misalnya, ketika lemari yang ada tidak mampu lagi menampung pakaian yang kita miliki, maka mau tidak mau kita harus membeli lemari baru. Tidak sekadar mempertimbangkan berbagai kerumitan ketika akan pindah kelak, ruangan rumah kontrakan juga harus dipikirkan, sebab tidak jarang rumah kontrakan ukurannya sangat sempit. Berikut ini adalah tips memilih perabotan rumah tangga untuk rumah kontrakan.

  1. Membeli Furniture Bongkar Pasang

Salah satu siasat agar perabotan rumah tangga mudah dipindah-pindah ketika pindah rumah adalah memilih perabotan yang bisa dibongkar pasang, mulai dari ranjang, lemari, bahkan hingga kursi pun saat ini ada kursi lipat atau kursi bongkar pasang. Selain lebih mudah dibawa kemana-mana dan mudah ketika akan pindah rumah, furniture bongkar pasang juga tidak rumit untuk merangkai dan membongkarnya, karena difasilitasi dengan kode atau tulisan. Pilihlah furniture bongkar pasang yang sesuai dengan kebutuhan. Jangan membeli perabotan yang tidak terlalu penting dan tidak jelas fungsinya. Misalnya, rak TV, sebaiknya tidak perlu, gunakanlah meja sederhana yang sudah ada.

  1. Membeli Furniture yang Ringan

Selain volumenya yang besar, salah satu kesulitan lain ketika pindah rumah dari satu kontrakan ke kontrakan lain adalah bobot furniture yang cukup berat, misalnya furniture dari kayu jati yang tentu bobotnya lebih berat dibandingkan dengan kayu lain. Oleh sebab itu, pilihlah furniture yang bobotnya ringan, namun diproduksi dari bahan-bahan dan material yang berkualitas. Ketika masih tinggal di rumah kontrakan, yang harus diutamakan adalah rungsi dari furniture tersebut, bukan desain atau pertimbangan lainnya.

  1. Pertimbangkan Budjet dan Luas Ruangan

Tidak hanya soal pindah-pindah rumah, ketika akan membeli perabotan rumah tangga untuk diletakkan di kontrakan, yang harus dipertimbangkan adalah luas ruangan di mana furniture baru itu akan diletakkan nantinya. Misalnya ketika akan membeli kursi untuk ruang tamu, perhatikan luas ruang tamu tersebut, apakah kursi yang akan dibeli memang sesuai ukurannya dengan luas ruang tamu. Jangan sampai kursi yang dibeli membuat tampilan ruang tamu menjadi lebih sumpek. Begitu juga ketika akan membeli furniture lainnya. Kamar kontrakan yang luasnya cenderung sempit harus disiasati dengan mengisinya dengan furniture yang tepat.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *