Cara Merawat Lemari Antik Kayu Jati

Benda antik memang memiliki daya tariknya sendiri, hal ini bisa dikarenakan desain yang dimiliki yang memang memiliki ciri khas yang berbeda dan tidak bisa ditemukan dengan desain yang saat ini ada. Hal ini juga berlaku bagi lemari antik yang terbuat dari bahan kayu jati, bahan ini memang dikenal sudah sejak lama memiliki kualitas yang bagus dan bisa bertahan untuk jangka waktu yang lama.

Cara Merawat Lemari Antik Kayu Jati

Namun bukan berarti tidak perlu merawat lemari antik yang kalian miliki ya, karena sesungguhnya barang apapun yang tidak dirawat dengan baik pasti akan mengalami kerusakan. Lantas bagaimanakah cara terbaik yang bisa dilakukan untuk merawatnya ?

Langkah terbaik yang bsia dilakukan dalam merawat barang antik adalah dengan cara membersihkannya secara rutin karena Ini merupakan tahap awal yang harus selalu kalian perhatikan, bersihkan lemari antik secara rutin agar terhindar dari debu. Selain itu jaga juga kelembapannya untuk menghambat proses oksidasi kayu yang bisa membuat lemari kesayanganmu terkena jamur ataupun rayap. Letakanlah ditempat yang memiliki suhu normal jangan yang terlalu terkena sinar matahari agar furniture menjadi terlihat kusam serta kayunya mengalami keretakan bahkan melengkung.

Namun yang perlu untuk diingat bahwa terdapat beberapa bahan yang memang akan sangat berguna untuk digunakan dalam membersihkan barang antik, lalu bahan apa sajakah itu ? mari simak beberapa daftarnya dibawah ini :

  • Kemiri

Bahan masakan yang satu ternyata memiliki kegunaan yang lain yaitu untuk menjaga furniture yang terbuat dari kayu jati menjadi tampak selalu indah. Cara yang diperlukan juga terbilang mudah yaitu dengan membakar biji kemari sampai mengeluarkan minyak kemudian taruh di kain kasa dan hancurkan bijinya kemudian usapkan kepada lemari antik kalian.

  • Air cuka

Ini juga merupakan bahan makanan yang bisa digunakan untuk merawat keindahan lemari kayu jati , cara yang diperlukan yaitu dengan menambhakan air cuka dengan minyak zaitun kemudian usapkan pada lemari. Hal ini bisa membuat tampilan mejadi tetap mengkilap.

  • Minyak goreng dan abu rokok

Jika barang antik kalian memiliki noda putih cara ini bisa dilakukan untuk menghilangkannya. Kalian hanya perlu menggosokan campuran kedua bahan tadi ke noda yang terdapat pada lemari.

BACA JUGA: BUAT RUMAHMU MENARIK DENGAN FURNITURE ANTIK

  • Teh basi

Jika kalian termasuk yang penggemar teh ini perlu untuk diperhatikan yaitu jangan membuang air rendaman teh, karena ini memiliki manfaat lain untuk membersihkan lemari antik. Selain itu air rendaman teh juga dipercaya mampu menjaga furniture tetap dalam keadaan yang lembab.

Nah itulah beberapa tips membersihkan lemari kesayangan yang terbuat dari kayu jati menggunakan bahan-bahan alami yang sangat mudah untuk ditemukan disekitar anda. Selamat mencoba dan semoga informasi ini bisa bermanfaat bagi kalian pecinta barang antik.

Ketahui Dulu Ciri-Ciri dari Lemari Antik Sebelum Anda Membelinya

Mebel antik memiliki karakteristik tertentu dari gaya dan metode konstruksi yang membantu membedakan potongan asli dari reproduksi dan palsu. Identifikasi mebel antik adalah subjek yang mencakup area yang sangat luas. Ini juga merupakan subjek yang bisa tampak membingungkan bagi seseorang yang tertarik pada furniture antik, khususnya untuk jenis lemari antik yang jarang untuk dijumpai.

Ketahui Dulu Ciri-Ciri dari Lemari Antik Sebelum Anda Membelinya

Belajar beberapa tips dan trik dasar yang digunakan oleh kolektor dan dealer antik yang berpengalaman akan membantu Anda untuk mengetahui segala hal tentang barang antik lebih mendalam lagi. Bahkan seorang kolektor pemula pengetahuan umum yang diperlukan untuk mengidentifikasi sepotong mebel antik. Gaya furniture dapat ditentukan dengan studi yang cermat dan mengingat elemen desain apa yang dianut masing-masing.

Untuk membantu memahami apa yang mendefinisikan setiap periode, berikut adalah beberapa elemen desain utama untuk setiap periode. Pada biasanya furniture antik akan terlihat seperti berikut:

  • Praktis dan kokoh.
  • Garis-garis gaya furniture yang cenderung jernih.
  • Memiliki fasad yang mungkin dihiasi dengan butiran tebal kenari atau veneer maple.
  • Dibingkai oleh band-band hias.
  • Moldings dan turnings dibesar-besarkan.
  • Belokan berbentuk baluster dan penggunaan C-scroll cukup umum.
  • Memiliki kaki bulat atau oval. Satu pengecualian untuk ini dikenal sebagai kaki Spanyol, yang menyala ke gulungan.
  • Woods cenderung maple, walnut, pinus putih atau pinus kuning selatan.

Berikut ini ada beberapa ciri yang menunjukan bahwa lemari yang Anda miliki adalah lemari antik, yaitu:

  • Pastikan lemari tersebut memiliki kekuatan.

Anda mungkin akan menemukan lecet dan goresan dari penuaan dalam beberapa tahun sekitar 100 tahun. Sehingga semakin tuanya lemari tersebut, maka akan semakin antik pula lemari tersebut.

BACA JUGA: KETAHUI KELEBIHAN DAN KEKURANGAN MEJA ANTIK

  • Bagian dari sejarah.

lemari yang antik memang memiliki nilai sejarah tersendiri, sehingga hal inilah yang menjadikan harga lemari yang masuk dalam kategori antik dibandrol dengan harga yang tidaklah murah. Hal ini pun juga menjadikan para kolektornya merasakan kepuasan tersendiri atas barang antik yang dimilikinya.

  • Furniture murni masih hidup.

Dikatakan lemari yang antik apabila terbuat dari furniture bahan murni atau furniture kayu sejati, dan mereka masih hidup bahkan setelah mengubah bentuk mereka menjadi furniture. Dengan demikian mereka bernafas dan mengambil ekspansi atau kontraksi tergantung pada musim. Ini adalah karakteristik papan murni dan bukti bahwa mereka hidup ketika fenomena kesenjangan muncul.

Kayu yang paling populer digunakan pada jenis lemari yang antik yaitu kayu mahoni, dengan kenari, maple dan ceri juga hadir. Kaki menjadi lurus dan perbedaan regional masih ada dalam elemen desain, seperti kaki. Cakar dan kaki bola menjadi lebih besar dan lebih dekoratif. Itulah seputar informasi mengenai ciri-ciri lemari antik yang dapat Anda ketahui.

 

Tips Merawat Lemari Antik

Salah satu perabotan atau furniture rumah tangga yang akhir-akhir ini banyak dijadikan sebagai bahan koleksi adalah lemari kuno atau antik. Lemari yang memiliki corak khas dan memiliki nilai seni bermutu tinggi ini selain dapat dijadikan sebagai tempat menyimpan barang, juga dapat dijadikan penghias rumah yang akan mempercantik tampilan rumah sehingga akan menarik perhatian para tamu. Selain menarik perhatian, adanya berbagai barang antik yang dipajang di rumah juga akan membuat penghuni rumah lebih betah dan pikirannya lebih terbuka karena barang-barang antik akan memantik imajinasi orang yang melihatnya sehingga seakan terlempar ke masa lampau. Namun, merawat barang antik seperti lemari gampang-gampang susah. Jika salah perawatan, lemari akan mudah rapuh karena biasanya barang antik seperti lemari kayu yang sudah tua akan rentan keropos dan ditinggali rayap. Oleh sebab itu, lemari antik harus dirawat dengan cara yang tepat. Berikut ini adalah ulasan mengenai tips merawat lemari kayu yang antik.

baca juga: TIPS MERAWAT KURSI ANTIK BAHAN KAYU JATI

  1. Membersihkan dari Debu

Setiap benda yang ada di rumah tidak akan bisa bebas dari debu. Debu dapat masuk ke dalam rumah melalui udara atau terbawa angin. Benda-benda antik termasuk lemari yang disimpan di dalam rumah, juga rentan terhadap debu. Debu yang menempel pada bagian lemari akan membuat permukaan kayu jadi tergerus. Selain itu, debu yang menempel pada lemari akan membuat tampilan lemari menjadi kurang menarik, dan kesan keantikannya akan berkurang. Oleh sebab itu, lemari antik harus rutin dibersihkan dari debu. Cara yang paling mudah untuk membersihkan lemari dari debu adalah dengan memakai sulak atau kemoceng. Sayangnya, tidak semua debu yang menempel pada lemari bisa langsung hilang. Jika debu membandel, bersihkanlah debu dengan menggunakan kain lap yang dibasahi dengan sedikit air. debu akan menempel pada air di kain lap, sehingga tampilan lemari lebih kinclong dan bersih.

  1. Jangan Diletakkan di Tempat Lembab

Lemari kayu antik harus disimpan dengan baik, jangan diletakkan di sembarang tempat. Letakkanlah lemari di tempat sejuk dan kering, hindari peletakan lemari di tempat yang lembab dan mudah terkena basah atau kecipratan air. Suhu ruangan yang paling baik bagi lemari adalah antara 28-35 derajat celcius.

Sebisa mungkin, lemari kayu yang antik diletakkan di ruangan yang agak luas, seperti misalnya ruang keluarga, di mana pencahayaan di ruang keluarga umumnya cukup bagus, dan sirkulasi udara bisa keluar masuk dengan baik.

  1. Mempertahankan Warna

Salah satu hal yang membuat lemari antik berkurang nilai keantikannya adalah warnanya yang mulai memudar. Jika dicat ulang, keantikannya justru hilang. Namun jika dibiarkan, warna yang pudar membuat tampilan lemari menjadi kurang menarik. Cara paling mudah untuk mencerahkan warna lemari namun tetap mempertahankan keaslian dan keantikannya adalah dengan menyemprotnya dengan silikon khusus kayu, maka warna lemari kayu akan kembali cerah.

 

5 Tips dan Trik Sebelum Membeli Lemari Antik

Menyukai lemari antik kadang harus diperlukan usaha, dan budget yang cukup untuk mencari lemari yang sesuai Anda inginkan sebagai tempat penyimpanan yang layak untuk pakaian atau barang-barang lainnya yang ada di rumah Anda. Karena kalau Anda sampai salah membeli barang antik, maka budget Anda keluar dengan sia-sia. Untuk menimilisir hal tersebut. Kami akan berikan panduan tipsnya di bawah ini.

Di bawah ini kami akan berbagi tips dan trik sebelum membeli lemari antik.

1.Selain berfungsi sebagai tempat penyimpanan, lemari antik memang berbeda dengan lemari model terbaru. Dari desain dan kayu, juga berbeda. Untuk itu, saat Anda hendak membeli lemari yang antik. Maka disarankan Anda harus mengetahui dulu, fungsi dan kegunaan lemari tersebut di rumah Anda. jika lemari tersebut untuk pakaian, maka Anda harus mencari yang berfungsi untuk menaruh pakaian. Apabila untuk menaruh barang-barang antik lainnya, maka Anda memerlukan lemari yang antik yang lebih kuat dan tahan banting. Jadi pililhlah lemari yang notabena antik sesuai fungsi dan kegunaanya. Kalau bisa pilihlah lemari yang lebih menonjolkan sisi fungsionalitasnya.

2.Dari tampilan desain juga harus Anda pertimbangkan. Anda bisa mengecek dulu di internet, lemari antik model apa yang ingin Anda beli, gaya Jawa, Bali atau Sumatrakah. Yang simple, mewah, berkelas, atau hanya sederhanakah. Karena dengan menentukan desain lemari yang ingin Anda beli. Maka Anda selanjutnya bisa menentukan keuangan Anda untuk membeli lemari tersebut.

3.Mempertimbangkan bahan lemari juga harus Anda pikirkan. Jadi tidak asal membeli barang antik, tersebut dengan tidak mempertimbangan bahan. Penggunaan bahan lemari yang memang berkualitas, bagus dan tahan banting harus Anda perhatikan dalam memilih lemari pakaian. Agar lemari antik Anda awet dan tidak mudah terserang rayap. Apalagi ini, notabena adalah barang yang antik.

4.Warna juga harus Anda pertimbangkan saat membeli lemari yang antik. Karena dengan menentukan warna yang Anda pilih pada lemari. Maka hal tersebut akan mempengaruhi artistik interior rumah Anda yang semakin berbau klasik dan antik. Biasanya warna-warna untuk barang antik di dominasi oleh coklat, hitam, atau cream untuk lemari.  Atau jika Anda tidak suka dengan warna-warna tersebut, Anda bisa mencat ulangnya sesuai warna kesukaan Anda.  Tapi ingat karena ini barang antik, maka harus hati-hati juga saat mencat ulangnya.

5.Untuk membeli barang-barang yang antik, maka Anda juga harus mempertimbangkan budget yang Anda miliki saat ini. Anda bisa mencari informasi harga dan informasi lebih lanjut dari internet, toko online terpercaya atau dari kolektor barang antik. Memang lemari pakaian yang antik, yang berkualitas tentu saja harganya mahal.

Cara Membedakan Lemari Antik Asli dan Palsu

Furniture antik memang populer di kalangan masyarakat Indonesia, salah satunya adalah lemari antik. Namun, karena banyaknya orang yang mencari barang-barang antik, muncul banyak pedagang yang membuat barang-barang antik tiruan. Mereka membuat imitasi produk furniture yang hampir mirip dengan aslinya, bahkan seringkali susah untuk dibedakan. Oleh karena itu, apabila ingin membeli furniture antik, seperti lemari, maka hal-hal berikut ini perlu diperhatikan agar tidak terkecoh antara furniture antik asli dengan yang palsu:

  • Bahan Dasar

Barang antik biasanya terbuat dari kayu yang usianya sudah lebih dari 100 tahun, furniture antik biasanya menggunakan bahan dasar kayu yang keras seperti kayu jati. Semakin tua dan semakin keras kayu tersebut, maka urat kayu tersebut akan semakin menonjol, bahkan ketika dilihat dengan mata telanjang atau ketika meraba kayu tersebut. Furniture antik yang asli biasanya terbuat dari kayu yang utuh, bukan kayu sambungan. Untuk mengecek lemari antik, perhatikan engsel atau kuncinya, apabila terdapat korosi atau karat, maka bisa dipastikan bahwa furniture tersebut asli.

  • Cari Referensi

Ketika hendak membeli furniture antik, tak ada salahnya untuk mencari info terlebih dahulu tentang furniture antik yang sedang diincar, kemudian identifikasi ciri-cirinya dan bandingkan dengan furniture antik yang ditawarkan.

  • Amati Di Bawah Sinar Terang

Untuk mengetahui keaslian furniture, maka amati di bawah sinar terang, seperti misalnya sinar matahari saat siang hari. Untuk furniture antik biasanya ada tanda-tanda bahwa ia telah digunakan dalam waktu yang lama dengan adanya keretakan, noda, atau permukaan yang tak halus lagi.

  • Pelajari Bahan Finishing

Amati bahan finishing yang digunakan, pada furniture antik yang dproduksi tahun 1800 hingga 1900 an biasanya menggunkaan minyak dan waxes karena pada masa itu cat jarang digunakan.

Baca juga: CIRI KHAS UKIRAN LEMARI ANTIK JEPARA

  • Tanda Reparasi atau Perbaikan

Perhatikan pula apakah furniture tersebut mempunyai bagian bekas reparasi atau perbaikan, tanda-tanda adanya perbaikan serta reparasi ini biasanya adalah adanya bekas tamabalan, pemasangan kayu tang tidak pas, serta penggunaan veneer.

  • Lihat Bagian Pintu dan Laci

Untuk menentukan sebuah lemari itu antik ataukah tidak, salah satu caranya adalah dengan melihat bagian Dovetails, dimana sambungan yang digunakan untuk menyatukan potongan-potongan kayu. Sambungan di masa lalu dibuat secara manual sehingga tidak seraga,, sedangkan untuk sambungan saat ini lebih simetris dan presisi karena dibuat oleh mesin pabrik. Oleh karena itu apabila terdapat dovetails yang sangat simetris, besar kemungkinan bahwa furniture tersebut tidak antik.

Itulah beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika ingin membeli lemari antik. Membeli barang antik haruslah teliti dan jangan sampai terkecoh, karena apabila terkecoh, hal ini tentunya bisa menimbulkan kerugian karena ketidakpahaman akan barang antik.

Ciri Khas Ukiran Lemari Antik Jepara

Dalam dunia interior, kursi, meja dan lemari antik kayu jepara masih menjadi barang yang harganya lumayan mahal. Walaupun demikian permintaan terhadap furniture ukiran semakin banyak, hal ini dikarenakan kayu ukiran memiliki nilai keindahan dan nilai jual yang cukup tinggi. Tidak sedikit kolektor yang mencari furniture ukiran antik hingga ke pelosok-pelosok daerah di Jawa untuk dijadikan koleksi atau untuk memperindah ruangan di rumah.

Kelebihan dan Ciri Khas Meja, Kursi dan Lemari Jepara

Ukiran kayu Jepara sudah terkenal sampai ke luar negeri. Ukiran adalah kerajinan utama dari kota Jepara. Umumnya kayu yang digunakan berasal dari kayu jati, joko keset atau meh, kayu mahoni, damar, sono, sengon dan lain sebagainya. Kepopuleran ukiran Jepara tidak hanya sebatas di Indonesia, tapi terkenal hingga ke mancanegara. Hal ini terbukti dengan semakin banyak permintaan dari Negara lain

Ada banyak kursi, meja dan lemari antik menggunakan ukiran. Bagaimana cara membedakan ukiran dari Jepara dengan ukiran dari daerah lain? Salah satu yang membedakan ukiran jepara dengan yang lainnya adalah dari corak dan motif ukiran. Ukiran jepara memiliki ciri khas motif rumbai atau ujung relung dimana bentuk daunnya menyerupai kipas dengan ujung runcing.

Kadang terdapat 3 atau biji yang keluar dari pangkal daun. Selain itu bagian tangkai relung dibuat memutar memanjang dan menjalar membentuk cabang-cabang kecil.

Lemari antik produksi sekarang motif ukirannya bervariasi, mengikuti perkembangan jaman. Dulu, motif Jepara umumnya menggunakan motif yang klasik lebih rumit. Sedangkan jaman sekarang motifnya lebih menonjolkan kesan minimalis sesuai dengan trend yang digemari saat ini.

Bac Juga : MEJA KAYU UNIK YANG SALAH SATUNYA MESKI KAMU MILIKI

Tampilan furniture jepara kekinian lebih terlihat luwes dan rapi. Keelokannya membuat enak dipandang mata. Membuat ukiran untuk perabotan tidak bisa sembarangan, membutuhkan tenaga ahli yang telaten dan memiliki jiwa seni yang tinggi karena proses pengerjaannya membutuhkan waktu yang cukup lama. Selain keahlian pertukangan, para pengukir juga dituntut memiliki kreativitas yang tinggi untuk menciptakan motif ukiran yang inovatif.

Kursi, meja dan Lemari Ukiran

Menggunakan furniture ukiran membuat ruangan terlihat mewah dan antik. Kesan natural bahan kayu memberikan nuansa yang klasik. Apakah Anda berminat menggunakan furniture antik kayu ukiran? Sebaiknya buang segera keraguan Anda, karena ukiran Jepara sudah terbukti kualitas kayu yang digunakan, selain itu bisa dijadikan investasi jangka panjang dengan catatan dibarengi dengan perawatan yang benar agar furniture awet sepanjang masa.

Banyak model dan penawaran harga lemari antik. Anda bisa melihat lebih banyak model dan perbandingan harga atau langsung membelinya di toko online yang terpercaya. Jangan sampai lupa menyesuaikan ukuran furniture dengan luas ruangan dimana furniture tersebut akan ditempatkan. Sekian informasi mengenai kelebihan dan ciri khas furniture ukiran Jepara. Selamat berbelanja.

Keistimewaan Lemari Antik Kayu Jati yang Mesti Anda Ketahui

Mewah dan klasik adalah dua kata yang bisa menggambarkan barang antik sebagai sebuah desain furniture yang sempurna dan cocok ditempatkan di ruangan dalam rumah Anda. Semakin berkembangnya selera masyarakan terhadap furniture diikuti pula dengan bagaimana memaknai lemari antik tidak hanya fungsinya namun juga nilai seni yang tinggi menjadikan lemari dan jenis mebel antik yang lain sebagai komoditas tersendiri. Banyak ragam lemari yang berasal dari berbagai tempat, ambil contoh lemari kayu buatan Jepara, bali memiliki ciri khasnya masing-masing. Bahan yang digunakan umumnya adalah kayu jati. Namun ada juga yang dibuat dari bahan kayu biasa.

jenis kayu yang dijadikan bahan untuk memproduksi lemari, seperti: kayu pohon jati, mahoni dan lain sebagainya. Namun idaman banyak orang memiliki lemari yang bahannya dari kayu jati asli. Mengapa kayu jati menjadi pilihan banyak orang bahkan para kolektor barang seni menjadikan lemari dan furniture jati lainnya untuk dikoleksi?  Sudah pasti karena kualitas kayu jati lebih terjamin. Terlebih jika lemari pakaian memiliki ukiran memberikan kesan klasik yang kuat. Selain kualitas barang, juga disebabkan karena proses pengerjaanya yang cukup lama karena membutuhkan ketelitian dan kemampuan para pengrajin/ pengukir yang terampil.

Dari segi harga, lemari antik bahan kayu jati harganya lebih mahal dibandingkan kayu biasa. Ada beberapa hal yang menjadi alasan mengapa lemari antik harganya lebih mahal, diantaranya adalah sebagai berikut:

Ukiran mebel antik adalah hal yang menjadikan mebel terlihat menarik, unik. Bahkan ukiran menjadi ciri khas meja, kursi atau lemari antik. Setiap daerah memiliki ukiran yang khas, misalnya: salah satu corak dan motif ukiran Jepara adalah motif jumbai dimana bentuk daunnya mirip seperti kipas terbuka yang ujung daunnya mengecil atau runcing. Tingkat kerumitan desain ukiran juga menjadi poin yang menentukan murah tidaknya harga mebel.

Baca Juga : TIPS PRAKTIS MEMBERSIHKAN MEJA ANTIK DAN FURNITURE LAINNYA YANG TERBUAT DARI KAYU

Penggunaan bahan yang berkualitas. Perabotan yang terbuat dari kayu jati tidak diragukan lagi kualitasnya kuat, awet dan tahan lama. Kayu jati bisa bertahan hingga puluhan bahkan ratusan tahun lamanya. Oleh sebab itu mengapa banyak kolektor mebel yang memburu mebel antik kayu jati untuk dijadikan koleksi yang memiliki nilai seni dan harga jual yang tinggi. Selain itu kualitas kayu dan proses pengerjaannya lebih sempurna. Proses produksi (pembuatan) sangat  berperan penting untuk mengahasilkan sebuah furniture yang berkualitas. proses penghalusan mebel antik membutuhkan ketelitian yang matang. Froses finishingnya menggunakan sentuhan manual (tangan) membuat hasil mebel antik terlihat alami dan cantik luar biasa.

Kemudian yang terakhir adalah tingkat kelangkaan barang menjadi faktor lainnya yang menjadikan lemari antik menjadi mahal.

Demikian sekilas informasi mengenai faktor yang menyebabkan lemari antik harganya lebih mahal di bandingkan mebel yang menggunakan bahan lain. Semoga artikel ini bermanfaat dan dapat menambah wawasan khususnya mengenai furniture antik yang terbuat dari kayu.

Siapa Sangka Lemari Antik Menawarkan Sejuta Kemudahan dan Kelebihan

Menjadikan sebuah ruangan terlihat unik bisa memilih furniture yang memang memberikan kesan unik, salah satunya perabotan antik. Perabotan bergaya klasik sampai saat ini masih diminati karena mampu memberikan nuansa baru pada hunian. Jika Kita tidak bisa melihat dan merasakan suasana tinggal di rumah dengan dominasi kayu maka bisa menghadirkannya sendiri di rumah modern dengan memberikan perabotan antik, misal menyediakan lemari antik.

Kelebihan Memilih Lemari Bergaya Antik

Ada banyak lemari yang bisa dipilih, beberapa ditujukan untuk ruangan khusus misal lemari baju untuk ruang kamar tidur. Lemari perabotan bisa diletakkan di ruang tamu atau ruang dapur, sehingga perlu disesuaikan dengan kebutuhan. Lemari bergaya klasik memiliki daya tarik tersendiri terutama untuk menjadikan ruangan terlihat lebih unik sehingga mencuri perhatian. Material kayu dengan desain jadul menawarkan nuansa tempo dulu yang khas sehingga memberikan kesan lebih teduh dan tenang.

Lemari klasik juga memberikan kelebihan fungsi, sebab bisa dijadikan sebagai lemari untuk baju sekaligus perabotan. Pasalnya model lemari jaman dulu dibuat sama sehingga bisa difungsikan ke beberapa tujuan sekaligus. Supaya bisa tampil lebih beda tidak ada salahnya mencoba memberikan polesan warna berbeda selain warna plitur. Mayoritas lemari jadul diberi finishing plitur sehingga menampakkan urat batang kayu yang nampak cantik dalam alami. Memberikan nuansa lain bisa memberikan cat warna tertentu, misal putih atau warna kalem lainnya.

Fungsi Lemari Klasik dalam Sebuah Hunian

Menata dan mempercantik hunian bisa dilakukan dengan melakukan beberapa cara, mulai dari mengecat dinding dan menambahkan perabotan tertentu. Menambahkan lemari antik menawarkan beragam keuntungan dan juga fungsi, fungsi dari lemari itu sendiri antara lain:

Baca Juga: JANGAN BURU-BURU MEMBUANG KURSI ANTIK ANDA!

  • Sebagai penghias ruangan,

Membeli lemari terutama yang bergaya klasik bisa dikatakan sebagai sebuah investasi, sebab lemari termasuk perabotan rumah yang lumayan mahal. Membelinya menjawab kebutuhan menyediakan perabotan fungsional sekaligus hiasan sehingga lebih hemat.

Bagi siapa saja yang merasa terlalu kaku dalam menata interior ruangan, mengapa tidak memilih menambahkan lemari? Model lemari yang unik dan menarik akan menjadi pusat perhatian siapa saja yang masuk ke ruangan. Sehingga tidak menjadi masalah apakah di ruangan tersebut ada banyak atau minim perabotan lain sebagai hiasan. Semakin besar ukuran lemari yang dibeli maka semakin sedikit perabotan jenis lain yang perlu dimasukkan ke dalam ruangan yang sama. Lebih hemat biaya dan juga hemat waktu untuk berbelanja.

  • Berfungsi sebagai wadah penyimpanan,

Lemari jenis apapun secara umum memiliki fungsi utama sebagai wadah penyimpanan, bisa disesuaikan dengan kebutuhan. Apakah untuk menyimpan perabotan pecah belah atau memilih menjadikannya sebagai tempat menyimpan koleksi baju. Khusus untuk lemari dengan model klasik lebih cocok jika difungsikan sebagai wadah menata perabotan. Mengapa? Sebab desainnya yang klasik mampu menjadi bingkai cantik untuk perabotan rumah yang dimiliki. Entah itu piring hias, satu set cangkir dan teko cantik, dan sebagainya.

  • Perabotan yang meringkas isi ruangan,

Memiliki rumah tentu ingin selalu terlihat bersih dan juga rapi, bagi yang doyan belanja perabot pecah belah. Biasanya membutuhkan ruang penyimpanan yang banyak dan juga aman supaya tidak mudah pecah begitu saja. Menyediakan lemari antik ternyata menawarkan fungsi sebagai tempat untuk menyimpan semua koleksi pecah belah cantik. Alhasil rumah pun bisa menjadi lebih rapi dibandingkan tanpa menyediakan lemari sehingga lebih berantakan dan terlihat kurang teratur.

3 Negara Penghasil Lemari Antik Terbaik di Dunia

Lemari adalah ruang penyimpanan yang umumnya digunakan untuk menyimpan baju. Setiap individu termasuk Anda pasti memiliki lemari di rumah. Untuk mendapatkan lemari tersebut ada banyak cara yang bisa digunakan. Ada yang membelinya dan ada juga yang mendapatkannya dengan cuma-cuma alias gratis. Bila Anda termasuk orang yang menerima lemari dengan gratis atau karena warisan peninggalan keluarga di jaman dulu kemungkinan lemari anda masuk ke dalam kategori lemari antik. Dan mungkin saja lemari Anda memiliki harga jual yang tinggi.

Berbicara mengenai harga jual dari sebuah lemari dengan desain antik, Anda akan tercengang bila mengetahui harga dari salah satu lemari yang berasal dari negara Perancis. Bayangkan saja, satu lemari dengan gaya dan desain antik dihargai lebih dari 48 juta. Bukan hanya itu, furniture rumah tersebut memiliki kualitas baik bahkan sudah mendunia. Selain Perancis, negara manakah yang dikenal sebagai penghasil lemari desain antik saat ini? Apakah Indonesia masuk di dalamnya?

Nama-nama negara yang terkenal dengan lemari kuno nan antik nya ialah sebagai berikut:

  • Negara pertama ialah Perancis. Selain dikenal sebagai negara penghasil jam berkualitas dan mewah, Perancis juga sering disebut sebagai penghasil lemari berkualitas tinggi.
  • Kedua ialah negara Belanda. Belanda memiliki banyak pengrajin furniture terbaik termasuk lemari.
  • Ketiga ialah Indonesia. Tak hanya dikenal dunia sebagai negara penghasil batik, Indonesia juga memiliki produk-produk lemari nan antik. Bahkan banyak yang dikirim ke beberapa negara lain.

Ketiga negara di atas hingga saat ini masih terus mempertahankan produksi lemari yang antik. Beberapa brand ternama dari lemari yang diproduksi oleh negara-negara tersebut dinilai memiliki kualitas unggul. Tak hanya kualitas yang menjadikannya unggul di dunia, alasan lainnya yaitu corak maupun karakter dari setiap lemari terkesan unik. Dari beberapa alasan itu, Anda pasti setuju bila lemari antik yang dibuat di Perancis, Belanda, dan Indonesia adalah lemari yang melegenda.

Lantas, brand apa saja yang ada di tiga negara dan paling terkenal? Untuk mengetahui jawabannya, simak beberapa brand ternama berikut ini:

  1. Armoire de mariage Perancis. Brand lemari pernikahan yang terbilang antik ini menjadi populer di beberapa negara. Untuk mendapatkan lemari yang memiliki ukiran khas ini, Anda harus menyediakan dana kurang lebih 48 juta.
  2. Lemari baju khas Belanda. Keunikan lemari dari negara kincir angin ini terletak pada bagian kaki lemari yang sengaja didesain bulat.
  3. Lemari jati Indonesia. Dilihat dari namanya, lemari yang satu ini tentu saja dibuat dari kayu jati pilihan.

Baik itu lemari yang berasal dari Indonesia maupun lemari yang berasal dari negara Perancis dan Belanda, semuanya bisa dibeli di tanah air. Hanya saja, proses pembeliannya menggunakan sistem pemesanan. Setelah pemesanan, dibutuhkan beberapa waktu agar pemesanan sampai ke tangan Anda. Khusus untuk lemari asli Indonesia, ada banyak tempat yang menjual furniture antik ini. Salah satu tempat yang bisa Anda kunjungi ialah Semarang. Atau bila pergi ke Semarang terlalu jauh, Anda bisa menggunakan cara pembelian melalui web jual beli furniture di internet

Itulah keseluruhan informasi mengenai lemari antik dan negara penghasil nya. Tentu saja setiap almari yang diproduksi di setiap negara memiliki ciri khas dan keunggulan yang berbeda. Akan tetapi, dari segi popularitas, furniture unik dan antik yang telah disebutkan di atas memiliki popularitas yang sama. Jadi, lemari manakah yang akan menjadi incaran Anda kali ini?