Cara Merawat Kursi Antik Dari Bahan Kayu Jati

Kayu jati adalah idola bagi kaum furniture kayu ini memiliki nilai jual yang tinggi di  banding dengan jenis kayu yang lainnya. Kayu jati ini di kenal memiliki keawetan yang lebih , jadi tidak heran bila banyak furniture yang menggunakan bahan kayu jati ini untuk membuat segala perabotan. Sehingga perabotan berbahan kayu jati ini banyak di buru oleh para kolektor, karena semakin tua usia kayu nya semakin mahal harganya. Pada zaman sekarang banyak barang barang antic yang terbuat dari kayu jati, termasuk kursi antik.

Kelebihan kursi antik dari kayu jati ini adalah dari segi bahannya yang sangat kuat dan dapat menghadirkan suasana alam, kesan klasiknya tidak akan lekang di makan oleh waktu. Maka dari itu membutuhkan perawatan yang lebih teliti. Sebenarnya perawatannya hampir sama saja dengan perabotan rumah tangga yang lainnya, akan tetapi khusus untuk ini harus lebih teliti  terlebih jika usia kayunya sudah tua. Dalam membersihkannya selain mengetahui kelebihannya anda juga harus mengetahui kekuranganya sehingga anda mudah dalam merawatnya. Inilah cara cara merawat kursi antic yang bisa anda terapkan dalam keseharian anda :

  • Perhatikan penempatan kursi

Kayu rata rata sensitive terhadap cuaca panas dan dingin, suhu panas membuat kayu menjadi kering, mudah pecah. Jika dalam suhu yang dingin akan mudah terkena jamur, rayap, dan serangga yang bersarang di kayu sehingga menyebabkan kayu keropos.

  • Membersihkan kursi yang tidak divernis

Hindari kayu terkena air karena dengan mudah air akan masuk menyerap ke dalam kursi. Apabila ada debu yang menempel di kursi bersihkan dengan air hangat yang di campur sabun kemudian lap dengan lap basah dan segera keringkan dengan lap kering supaya air tidak menyerap ke pori pori kayu. Lap yang di gunakan tidak boleh lap sembarangan , pilihlah lap yang berbahan lembut.

  • Cara membersihkan bagian ukiran

Kursi antik memiliki cirri khas yaitu ukiran yang sangat indah,  akan tetapi setiap cela dan sudut ukiran sulit untuk di bersihkan. Cara membersihkannya adalah dengan menggunakan kuas kecil yang berbulu halus atau bisa mengunakan vacuum cleaner.

BACA JUGA: FURNITURE ANTIK ATAU BUKAN, INI CARA MENGETAHUINYA!

  • Poleslah ulang kayunya

Pemolesan pada kayu bisa membuat kayu atau kursi antik tampak baru, akan tetapi jika anda menyukai warna alami kayu, cara pemolesan kayu jati antik  dengan menggunakan minyak kayu jati dan ini bisa di lakukan dua tahun sekali.

Perawatan kursi antik berbahan dasar kayu jati harus dilakukan secara rutin minimal satu minggu sekali. Dengan perwatan yang rutin dan teratur sesuai dengan perwatan yang benar kursi antik akan terlihat semakin indah dan juga akan menambah nilai estetika dan nilai jual di kemudian hari. Semoga artikel ini dapat menambah informasi anda dan selamat mencoba.

Tips Mengidentifikasi Kursi Antik dengan Cerdas yang Harus Anda Coba

Ketika Anda mencoba untuk mengidentifikasi mebel antik, pemburu antik yang berdedikasi mencari potongan yang diawetkan dengan indah, dipersenjatai dengan pin, kaca pembesar, tingkat semangat dan segala macam peralatan pengujian. Decorator interior atau rumah lainnya cenderung tidak menganggap serius hal-hal ini tetapi masih tertarik pada barang, sejarah dan keaslian. Banyak pembeli furniture memilih reproduksi berkualitas yang lebih terjangkau, dan opsi baik-baik saja dengan syarat bahwa Anda meneliti subjek dengan baik saat mengidentifikasi mebel antik salah satunya yaitu kursi antik.

Tips Mengidentifikasi Kursi Antik dengan Cerdas yang Harus Anda Coba

Menjadi berpengetahuan tentang mebel antik membutuhkan penelitian, bahkan jika Anda berfokus hanya pada satu aspek dari subjek yang luas ini. Banyak kolektor menyukai era, gaya, dan pembuat tertentu, sementara yang lain memiliki selera elektrik yang lebih tinggi. Dalam kasus mana pun, nilai item otentik dipengaruhi dan berdasarkan kondisi, kelangkaan, dan riwayatnya. Mata yang terlatih lebih mungkin menemukan harta yang kurang dihargai daripada seorang pemula. Selalu periksa ukuran dan berat setiap perabot antik yang menarik bagi Anda. 

Ada beberapa hal yang harus dicari ketika memeriksa sebuah perabot yang membantu untuk mengidentifikasinya sebagai barang antik. Berikut ini tips untuk mengidentifikasi kursi antik yaitu:

  • Periksa tanda tangan atau label dari pembuat furniture.

Pastikan potongan itu proporsional. Misalnya, jika kaki-kaki dari potongan itu kelihatannya ukuran yang salah atau bagian atas potongan itu tidak seimbang dengan bagian bawahnya, ada kemungkinan perabotan itu adalah perkawinan. Pernikahan perabot terjadi ketika dua bagian, atau bagian, furniture digabungkan bersama dan keduanya tidak berasal dari bagian yang sama.

  • Periksa konstruksi persendian.

pasak buatan tangan memegang sambungan mortise-and-tenon bersama-sama dan sedikit diangkat di atas sambungan. Pada 1700 lem digunakan pada sendi pas. Jenis sambungan ini menjadi lebih halus sepanjang tahun 1700-an dan paruh pertama tahun 1800-an.

  • Tanda gergaji yang melingkar.

Kayu untuk potongan furniture adalah gergajian tangan sampai awal 1800-an. Tanda melihat yang terlihat sampai saat itu akan lurus. Setelah itu sebagian besar kayu dipotong dengan gergaji melingkar dan setiap tanda gergaji akan melingkar.

BACA JUGA: MENGENAL SENI UKIRAN KHAS DARI PALEMBANG YANG MEMPESONA DAN ANTIK

Panduan Mebel Antik Anda adalah sumber yang sangat berharga untuk identifikasi antik. Penting juga untuk mengenal gaya furniture dari periode dan era yang berbeda. Meskipun ini mungkin tampak sedikit terasa sulit namun hal yang Anda butuhkan hanyalah gambaran tentang karakteristik utama dan fitur dari periode atau gaya.

Ada banyak identifikasi dan panduan harga mebel antik yang sangat baik yang memberikan informasi berharga tentang periode furniture, gaya dan era. Banyak dari buku-buku juga yang akan mengkhususkan pada era tertentu, seperti furniture bergaya Victoria. Beberapa fokus pada jenis antik tertentu, seperti kursi antik, sementara yang lain memberikan gambaran umum furniture dari berbagai periode atau gaya.

Tips Merawat Kursi Antik

Barang antik adalah barang yang memiliki keunikannya sendiri. Maka, jangan heran bila barang antik dihargai dengan harga yang sangat mahal. Harganya tak lazim. Rentangnya jauh sekali dengan harga barang pada umumnya. Karena harganya begitu mahal, maka tak jarang orang yang sangat berhati-hati ketika merawat barang antiknya. Hal itu juga berlaku pada kursi antik. Benda ini adalah salah satu jenis barang antik yang harus dirawat dengan baik. Sebab, jika dirawat dengan cara yang serampangan, maka kursi antik akan rentan rusak. Untuk itu, berikut ini kami sajikan beberapa tips merawat kursi antik.

Baca juga: TIPS MEMILIH KURSI ANTIK YANG BAIK

  • Perhatikan penempatan kursi antik

Meletakkan kursi antik tak boleh sembarangan. Maka, perhatikanlah penempatan kursi antik anda. Anda harus memperhatikan suhu dan kondisi ruangan tempat anda menempatkan kursi antik itu. Jangan pula terlalu sering memindahkan kursi antik anda. Sebab, itu bakal membuat kursi antik anda rentan rusak.

  • Bersihkan dengan kuas

Cara membersihkan kursi antik juga tak sembarangan. Ada cara khusus. Salah satunya ialah dengan membersihkannya dengan kuas kecil. Bersihkanlah debu-debu yang melekat pada kursi antik anda dengan kuas kecil tersebut. Bagian ini adalah bagian sela sela ukiran. Sebab, bagian inilah yang paling sulit untuk dibersihkan. Upayakanlah jangan sampai ada debu yang masih melekat di kursi antik tersebut. Lakukanlah hal ini secara rutin. Jangan sampai anda abai dengan debu debu tersebut. Karena, debu juga bisa merusak kursi antik anda.

  • Membersihkan bahan yang divernis dengan lap

Jika pada bagian ukiran dibersihkan dengan kuas, maka bagian vernisnya dibersihkan dengan lap. Lap basah. Bisa pula dengan lap kanebo. Basahilah lapa anda terlebih dahulu. Bisa pula dengan menambahkannya dengan sabun. Jangan terlalu banyak. Sebab bisa membuat kursi antik anda mudah dihinggapi jamur.

  • Memoles ulang dengan plitur

Langkah perawatan selanjutnya ialah dengan melakukan pemolesan ulang. Cara ini adalah perawatan yang paling ampuh. Sebab, anda harus memoleh ulang kursi antik anda dengan plitur. Jangan sampai anda mengira bahwa barang antik adalah barang yang dibiarkan saja kusam karena antik. Anda juga bisa memoles kursi antik anda dengan plitur kok. Jangan ragu atau takut akan rusak. Justru, plitur akan melindungi kursi antik anda daris serangan matahari.

Berikut tadi adalah cara-cara untuk merawat kursi antik anda. Semoga cara tersebut berguna. Sebab, kita tahu bahwa kursi antik adalah salah satu jenis barang antik yang sangat mahal. Apalagi bila kursi antik anda terbuat dari kayu jati dan memiliki beberapa ukiran unik. Kayu jati adalah jenis kayu yang mahal, sehingga wajar jika harganya mahal. Dan ukiran juga berpengaruh. Semakin sulit motif ukiran, maka harga pun juga mahal.

Tips Memilih Kursi antik Yang Baik

Barang antik adalah barang yang rentan. Sebab, kita tahu bahwa barang antic sudah tentu pasti memilki usia yang sudah tua sekali. Namun, karena usianya sudah tua itulah yang membua barang antik menjadi unik. Inilah penyebab harga barang antik bisa begitu melambung dari pada barang umum yang diproduksi baru. Barang antik biasanya bermacam-macam. Ada barang antik dari golongan benda benda pecah belah. Seperti guci antik atau piring-piring antik. Atau barangkali, yang lebih sering dijual adalah barang-barang antik semacam mesin tik atau mobil. Namun, kadang juga bisa pada golongan barang-barang antik perkakas rumah. Misalkan saja kursi antik. Untuk memilih kursi antik yang berkualitas, anda harus memahami beberapa hal. Karena, kita tahu bahwa kursi merupakan salah satu barang perkakas rumahan yang rentan rapuh. Karena setiap saat selalu diduduki. Jadi, anda harus menyips tips berikut ini agar anda tak tertipu ketika membeli kursi antik.

Baca juga: CEK HARGA FURNITURE ANTIK DI SINI YANG TERBARU 2017: KURSI ANTIK, MEJA ANTIK DAN LEMARI ANTIK.

  • Periksalah bahan, pastikan kursi antik anda terbuat dari jati

Langkah pertama yang paling mudah sebelum membeli kursi antik adalah memastikan barangnya terlebih dahulu. Anda harus memastikan terlebih dahulu kursi antik anda itu terbuat dari bahan kayu jati. Karena, hanya kayu jatilah salah satu bahan yang kuat sekali meskipun usianya sudah puluhan tahun. Bahkan mungkin ratusan tahun. Dan biasanya jenis kayu jati tua ini kuat sekali dengan serangan rayap. Namun, bila anda ingin memilih kursi antik dari bahan lainnya, anda juga bisa memilihnya dari bahan kayu cendana. Kayu cendana ini juga kayu yang biasanya dibuat untuk kursi antik. Dan harganya pun sungguh fantastis. Maka tak heran, keluarga konglomerat mantan presiden Soeharto dinamai sebagai keluarga cendana.

  • Memastikan tidak ada lubang cocoh pada kursi antik

Langkah selanjutnya ialah memastikan setiap bagian kursi antik yang ingin anda beli tidak terdapat lubang kecil. Lebang kecil ini dinamakan sebagai lubang cocoh, dan lubang inilah yang sering dibuat sarang oleh serangga atau hama perusak kayu. Bila anda lubang ini, meskipun diameternya kecil sekali, sebaiknya anda tidak usah membelinya sekalian. Karena, pada akhirnya anda akan menyesal ketika kursi antik ini rusak karena digerogoti rayap.

  • Memilih Citarasa

Untuk selanjutnya, anda bisa memilih sendiri kursi antik kesukaan anda. Sesuaikanlah dengan selera anda. Karena, tidak ada satu pun kriteria yang mampu membatasi selera orang lain. Anda bisa memilih kursi antik dengan ornament ukiran yang unik atau kursi antik yang minimalis saja. Itu bisa disesuaikan dengan selera anda.

  • Jangan tertipu harga

Anda tak boleh tertipu dengan harga. Karena, ketika anda memilih kursi antik hanya berdasarkan harga mahal saja tanpa memeriksanya lagi, maka anda sebenarnya sudah terjerumus pada trik. Pastikanlah anda memeriksa kembali kursi antik anda.

Berikut tadi adalah tips memilih kursi antik yang bisa anda coba.

Merawat Kursi Antik Berbahan Jati

Salah satu furniture yang memiliki harga mahal namun tetap banyak digandrungi adalah kursi antik. Bahan kursi ini biasanya adalah kayu jati karena memang lebih kuat serta lebih tahan lama.  Kursi antik memiliki harga yang tinggi, apalagi jika bahannya dari kayu jati, tentunya harganya akan semakin tinggi. Inilah sebabnya kursi kayu jati yang antik ini banyak diburu oleh para kolektor. Semakin lama usia kursi tersebut, maka harganya akan semakin mahal. Harga yang mahal ini tentunya harus lebih bijak serta lebih teliti dalam hal perawatannya, karena apabila tidak dirawat dengan baik, kursi kayu jati yang antik tentunya akan mudah lapuk hingga akhirnya rusak.  Salah satu aspek yang membuat kursi kayu jati antik ini mahal selain karena bahannya sangatlah kuat juga karena model klasiknya yang tak lekang dimakan waktu. Meski kuat, namun kursi ini juga tetap harus dirawat sebaik mungkin, dan berikut ini adalah tips untuk merawat kursi dengan nilai antik agar tetap awet dan baik:

  • Perhatikan Penempatan Kursi

Kayu sangatlah sensitif dengan suhu, baik itu suhu dingin, maupun suhu panas. Perubahan suhu yang cepat dan berulang-ulang bisa membuat kayu menjadi lemah, retak, kering, dan pecah. Jangan pula menempatkan kursi pada ruangan bersuhu lembab karena bisa menyebabkan rayap dan jamur. Oleh karena itu kursi harus ditempatkan pada ruangan dengan suhu normal agar kondisi kayu tetap terjaga dengan baik.

  • Bersihkan Kursi

Apabila kursi dilapisi vernis, maka jangan sampai terkena air, karena air yang masuk ke dalam lapisan kursi bisa menyerap ke dalam kayu dan membuatnya cepat keropos dan cepat lapuk.

Jika ada kotoran atau debu yang menempel maka harus dibersihkan dengan air hangat yang sudah dicampurkan dengan sabun. Setelah kayu dibersihkan menggunakan lap basah, segera keringkan kayu menggunakan lap kering. Lap yang dipakai untuk membersihkan kursi juga jangan sembarangan, gunakan lap dengan bahan yang lembut.

  • Bersihkan Bagian Ukiran

Kursi kayu yang antik biasanya memiliki bagian ukiran di beberapa tempat, oleh karena itu pada bagian ini juga harus dibersihkan dengan teliti. Cara membersihkan bagian ini bisa dengan menggunakan kuas kecil dengan bulu-bulu yang halus, ata dapat juga memakai vacum cleaner.

  • Memoles Ulang Kayu

Untuk menjaga tampilan kursi kayu antik, tak ada salahnya untuk memoles ulang kursi keyu antik tersebut. Apabila menyukai warna kayu yang alami, dapat pula memoles kursi menggunakan cairan minyak jati. Pemolesan ini bisa dilakukan secara berkala, misalnya dua tahun sekali.

Itulah beberapa tips untuk merawat kursi kayu antik. Agar kursi antik terawat dengan baik minimal bersihkan kursi satu kali dalam satu minggu untuk tetap menjaga estetika dan tampilannya.

Tips Merawat Kursi Antik Berbahan Kayu

Salah satu cara untuk membuat menarik tampilan rumah adalah dengan meletakkan benda-benda antik di dalam rumah. Mengisi rumah dengan berbagai benda antik akan membuat Anda lebih betah tinggal di dalam rumah. Selain itu, benda-benda antik tersebut akan menggugah selera dan naluri Anda akan pentingnya memahami nilai seni dan keindahan dalam kehidupan. Salah satu jenis benda antik yang dapat Anda pilih untuk menghiasi rumah anda adalah kursi berbahan kayu. Kursi kayu memiliki aura khasnya sendiri yang memberikan kesan klasik, sehingga Anda akan terlempar pada masa tertentu. Di pasaran, banyak sekali dijual kursi dengan desain antik, terutama kursi berbahan dasar kayu terbaik. Namun sayangnya, merawat kursi antik berbahan kayu ternyata bukanlah pekerjaan yang mudah. Kursi harus senantiasa dirawat agar awet dan keantikannya tidak memudar. Berikut ini adalah tips merawat kursi berbahan kayu yang antik.

  1. Memperhatikan Penempatan Kursi

Kursi berbahan kayu sangat sensitif terhadap suhu yang terlalu panas maupun suhu yang terlalu dingin. Jika ditempatkan di ruangan yang suhunya terlalu panas, maka kayu akan cepat retak, mengering, bahkan pecah. Sebaliknya jika ditempatkan di ruangan bersuhu dingin atau lembab, kayu akan mudah lapuk, keropos, berjamur, dan bahkan ditempati oleh serangga. Maka agar kursi antik yang Anda miliki bisa lebih awet, simpanlah kursi tersebut di ruangan yang suhunya normal, memiliki sirkulasi udara yang baik, dan tidak rentan terhadap percikan air.

Baca juga: BEBERAPA FURNITURE KANTOR YANG WAJIB TERSEDIA DI KANTOR ANDA

  1. Merawat Kursi Kayu yang Tidak Divernis

Seringkali, untuk mempertahannya nilai keantikannya, kursi kayu tidak dilapisi dengan vernis. Merawat kursi kayu tanpa vernis butuh perhatian khusus. Hindarkan kursi dari terkena air atau tumpahan cairan, sebab air akan mudah masuk ke dalam permukaan kayu, sehingga kursi akan lebih mudah keropos dan cepat lapuk. Jika memang kursi tersebut sudah kusam oleh debu atau usianya yang sudah tua, bersihkan permukaan kayu kursi dengan air hangat yang dicampur dengan sampo. Sediakan kain lap yang berbahan lembut. Laplah kursi tersebut dengan kain basah air sampo, keringkan dengan lap kering agar air tidak menyerap ke dalam pori-pori kayu.

  1. Membersihkan Bagian Ukiran

Salah satu ciri khas dari kursi kayu antik adalah adanya corak ukiran. Membersihkan corak ukiran pada kursi kayu tentu lebih sulit dibandingkan membersihkan permukaan yang rata. Untuk membersihkan bagian ukiran dengan efektif adalah, siapkan kuas kecil yang halus, dan poleslah bagian ukiran hingga bersih. Selain kuas, Anda juga dapat menggunakan vacum cleaner.

  1. Memoles Ulang Kayu

Jika kursi kayu antik Anda ingin terlihat baru, poles ulanglah bagian kayu pada kursi. Namun, dengan memoles ulang, nilai keantikan kursi antik tersebut akan berkurang. Agar mempertahankan warna dan coraknya, poleslah kayu dengan menggunakan cairan minyak jati.

Klik Di Sini Harga Kursi Antik dan Minimalis Model Paling Baru Januari 2017

Jika di tahun baru ini Anda sedang membutuhkan kursi antik dan minimalis, kami telah merangkumnya di bawah ini, model paling baru beserta harga terupdatenya. Model-model kursi yang kami list di bawah ini, adalah model terbaru dengan tampilan yang unik dan desain yang minimalis. Yang akan membuat dalaman rumah Anda menjadi lebih keren.

Berikut daftar harga kursi antik dan minimalis model paling baru.

Sparkling Ding Qliq

Harga : Rp 49.000.

Sofa Minimalis 211 Marcel Dark Brown

Harga : Rp 4.959.000.

Kursi Salon Letter S ( Merah )

Harga : Rp 280.000.

Kursi Lesehan

Harga: Rp 175.500.

KASUR ANGIN LAMZAC / LAZY AIR BAG

Harga: Rp 135.000.

Kursi Lipat Praktis

Harga : Rp 65.000.

EASE Kursi Lipat Serbaguna

Harga: Rp 68.000.

kursi lipat kuliah

Harga: Rp 175.000.

Kursi Lesehan Reguler (ukuran besar)/ Kursi Lipat/ Kursi Lantai

Harga: Rp 195.000.

Sofa L minimalis, sofa bed lantai n reclening, sofa L bed

Harga: Rp 2.100.000.

IKEA GUNDE (KURSI LIPAT)

Harga: Rp 135.000

Kursi Kantor Direksi Minimalis / Meeting / Gaming

Harga: Rp 650.000

Kursi Lesehan Jakarta

Harga: Rp 215.000

Spesial kursi teras anggur murah

Harga: Rp 700.000

Kursi Tamu Jati Uir L Motif Coklat Istimewa

Harga: Rp 2.500.000.

Bangku/Kursi lipat anak karakter

Harga: Rp 48.000.

Kursi Lipat Mini Plastik Anak Serbaguna Foldable Chair Portable

Harga: Rp 41.600.

IKEA NISSE Kursi lipat, Putih

Harga: Rp 494.300.

SOFA LOVESEAT ROTAN SINTETIS

Harga: Rp 980.000.

Verona Chair KS-250-HK Type Standard Oscar Kursi Kantor – Coklat

Harga: Rp 1,075,000.

Verona Chair KH-555 Type Standard Oscar Kursi Kantor – Biru

Harga: Rp 560,000.

Rotan Kita RBS03 Kursi Tamu

Harga: Rp 5,350,000.

Verona Chair KS-211-TW Type Standard Oscar Kursi Kantor – Hijau

Harga: Rp 1,280,000.

Baca Juga: TIPS MEMILIH MODEL DAN HARGA KURSI UNTUK RUMAH MINIMALIS

Rotan Kita Kursi Tamu KTG35

Harga: Rp 6,775,000.

Verona Chair KS-300-HK Type Standard Oscar Kursi Kantor – Abu-abu

Harga: Rp 1,185,000

Verona Chair KS-200-HK Type Standard Oscar Kursi Kantor – Kuning

Harga : Rp 1,215,000

Rotan Kita RBS14 Kursi Tamu

Harga: Rp 6,650,000

Kursi Lesehan Reguler (ukuran besar)/ Kursi Lipat/ Kursi Lantai

Harga: Rp 195.000.

Sofa L minimalis, sofa bed lantai n reclening, sofa L bed

Harga: Rp 2.100.000.

IKEA GUNDE (KURSI LIPAT)

Harga: Rp 135.000

Kursi Kantor Direksi Minimalis / Meeting / Gaming

Harga: Rp 650.000

Kursi Lesehan Jakarta

Harga: Rp 215.000

 

*Harga kursi antik dan minimalis model paling baru di atas sewaktu-waktu bisa berubah.

*Harga di atas telah kami perbarui.

Cara Merawat Kursi Antik Berbahan Kayu Jati

Salah satu furniture yang memiliki harga mahal namun tetap banyak digandrungi adalah kursi antik. Bahan kursi ini biasanya adalah kayu jati karena memang lebih kuat serta lebih tahan lama.

Kursi antik memiliki harga yang tinggi, apalagi jika bahannya dari kayu jati, tentunya harganya akan semakin tinggi. Inilah sebabnya kursi kayu jati yang antik ini banyak diburu oleh para kolektor. Semakin lama usia kursi tersebut, maka harganya akan semakin mahal.

Harga yang mahal ini tentunya harus lebih bijak serta lebih teliti dalam hal perawatannya, karena apabila tidak dirawat dengan baik, kursi kayu jati yang antik tentunya akan mudah lapuk hingga akhirnya rusak.

Salah satu aspek yang membuat kursi kayu jati antik ini mahal selain karena bahannya sangatlah kuat juga karena model klasiknya yang tak lekang dimakan waktu. Meski kuat, namun kursi ini juga tetap harus dirawat sebaik mungkin, dan berikut ini adalah tips untuk merawat kursi dengan nilai antik agar tetap awet dan baik:

  1. Perhatikan Penempatan Kursi

Kayu sangatlah sensitif dengan suhu, baik itu suhu dingin, maupun suhu panas. Perubahan suhu yang cepat dan berulang-ulang bisa membuat kayu menjadi lemah, retak, kering, dan pecah. Jangan pula menempatkan kursi pada ruangan bersuhu lembab karena bisa menyebabkan rayap dan jamur. Oleh karena itu kursi harus ditempatkan pada ruangan dengan suhu normal agar kondisi kayu tetap terjaga dengan baik.

  1. Bersihkan Kursi

Apabila kursi dilapisi vernis, maka jangan sampai terkena air, karena air yang masuk ke dalam lapisan kursi bisa menyerap ke dalam kayu dan membuatnya cepat keropos dan cepat lapuk.

Jika ada kotoran atau debu yang menempel maka harus dibersihkan dengan air hangat yang sudah dicampurkan dengan sabun. Setelah kayu dibersihkan menggunakan lap basah, segera keringkan kayu menggunakan lap kering. Lap yang dipakai untuk membersihkan kursi juga jangan sembarangan, gunakan lap dengan bahan yang lembut.

  1. Bersihkan Bagian Ukiran

Kursi kayu yang antik biasanya memiliki bagian ukiran di beberapa tempat, oleh karena itu pada bagian ini juga harus dibersihkan dengan teliti. Cara membersihkan bagian ini bisa dengan menggunakan kuas kecil dengan bulu-bulu yang halus, ata dapat juga memakai vacum cleaner.

  1. Memoles Ulang Kayu

Untuk menjaga tampilan kursi kayu antik, tak ada salahnya untuk memoles ulang kursi keyu antik tersebut. Apabila menyukai warna kayu yang alami, dapat pula memoles kursi menggunakan cairan minyak jati. Pemolesan ini bisa dilakukan secara berkala, misalnya dua tahun sekali.

Itulah beberapa tips untuk merawat kursi kayu antik. Agar kursi antik terawat dengan baik minimal bersihkan kursi satu kali dalam satu minggu untuk tetap menjaga estetika dan tampilannya.

 

Tips Merawat Kursi Antik Berbahan Kayu Jati

Tips Merawat Kursi Antik Berbahan Kayu Jati—Furnitur berbahan kayu memang membutuhkan perawatan ekstra dalam menjaganya. Khususnya kursi antik berbahan kayu jati. Berbeda dengan kursi-kursi berbahan plastik atau alumunium yang dapat dengan mudah dicuci, kursi berbahan kayu perawatanya sedikit berbeda. Apabila kursi kayu tidak dirawat dengan teratur, maka warna kayunya akan menjadi gelap dan memudar karena tumpukan debu dan kotoran. Jika sudah begitu, kursi kayu anda akan nampak kusam, kotor dan tidak enak dipandang. Namun begitu anda tidak boleh sembarangan melakukan perawatan terhadap kursi  antik berbahan kayu jati seperti ini. Kecerobohan kecil yang terus dilakukan dapat membuat kursi  antik anda menjadi kusam, tergores, lapuk bahkan lama-kelamaan akan menjadi rusak. Kayu jati sangat identik dengan penggunaan kursi antik berbahan kayu. Kayu jati dapat menjadi pilihan yang baik. Karena bahan ini sudah terkenal sejak dahulu kala mempunyai tingkat daya tahan keawetan level tinggi. Tak heran furnitur-furnitur antik berbahan kayu jati, mempunyai harga yang tinggi di pasaran.

Dalam industri wood working, nama kayu jati sangatlah populer. Merupakan salah satu kayu terbaik. Karena kayu jati ini mempunyai keunikan tersendri. Ia mengandung senyawa aktif yang bersifat toksin terhadap hama kayu mau pun rayap. Keberadaan kayu jati tidak dapat tergantikan meski kemajuan zaman telah menghadirkan bermacam bahan furniture yang dinilai lebih elegan dan prestisius. Sebagai kayu kelas satu, kayu jati memang hadir dengan mencakup segala hal tentang keawetan, kekuatan serta keindahan yang tak tertandingi dengan kayu-kayu jenis lainnya. Sehingga kayu ini sangat cocok diaplikasikan ke segala macam furnitur. Selain anti rayap, sisi unik lainnya dari kayu jati ini adalah sifatnya yang cenderung mudah dipotongPerawatannya juga sedikit spesial dibanding dengan furniture antik lainnya. Berikut beberapa tips merawat kursi antik, agar kursi anda tetap awet dan indah di pandang mata.

  • Jika kursi antik anda tidak dilapisi vernis, sebaiknya dalam membersihkannya jangan gunakan air. Permukaan kayu tanpa vernish dapat membuat air masuk menyerap dan lama-kelamaan akan menyebabkan kelapukan. Pilihalah lap dengan bahan yang lembut. Seka dengan air hangat dan langsung keringkan dengan lap kering.
  • Gunakan lap lembut untuk membersihkan debu-debu yang menampel pada permukaan kayu dengan menggunakan cairan khusus yang memiliki kualitas baik. Selain itu untuk bagian-bagian lekukan atau ukiran, anda bisa menggunakan vacum cleaner mini dengan menyusuri lekuk ukiran tersebut. Bagian yang juga harus dibersihkan adalah bagian sudut-sudut serta sela-sela ukiran. Dimana biasanya di teampat tersebut berkumpulanya debu, kotoran maupun jamur.  Selain menggunakan vacum, anda juga bisa menggunakan kuas kecil yang halus.

Memoles ulang kursi antik anda dapat membuat kursi antik anda terlihat baru. Namun jika anda menyukai warna alami kayu jati anda, anda bisa memolesnya minimal dua tahun sekali dengan menggunakan cairan minyak jati.

Berbagai Macam Kursi Antik Bergaya Eropa

Bagi pecinta barang-barang antik, Eropa menjadi tempat rujukan serta perburuan barang antik tersebut. Eropa memang terkenal dengan seni tinggi sejak dulu kala, sehingga tak salah jika banyak orang yang berburu barang-barang antik bergaya Eropa, salah satunya adalah kursi antik. Ada beragam jenis kursi Eropa antik yang disukai oleh pecinta furniture antik, beberapa diantaranya adalah sebagai berikut:

Kursi Gondola Antik Perancis

Perancis memiliki beragam seniman sejak masa kerajaan dulu yang mahir membuat perabotan indah, salah satunya adalah kursi gondola antik Perancis. Ketika mendengar nama kursi antik ini, maka imajinasi kita pasti akan melayang ke negara Venesia, hal ini dikarenakan salah satu elemen dari kursi ini memiliki bentuk melengkung pada bagian sandaran kursinya yang berbentuk seperti huruf C. Kursi ini dikembangkan pada tahun 1760-an di negara Perancis.Sekilas bentuknya seperti potongan drum sehingga kursi ini disebut juga dengan kursi tong atau barrel chair.

Kursi Goyang Antik Art Nouveau

Kursi goyang antik Art Nouveau ini mempunyai ciri khas kebudayaan Indies Belanda. Kursi ini telah berumur lebih dari 100 tahun karena mulai berkembang di tahun 1900-1910 an. Selain mempunyai nilai ekonomis tinggi, kursi ini juga sangat nyaman ketika diduduki.

Kursi goyang antik ini adalah warisan bersejarah yang juga mempunyai nilai ekonomis tinggi. Selain terbuat dari bahan kayu tua yang bagus, kursi ini juga mempunyai corak yang indah serta tahan lama. Kursi ini banyak digunakan para pemimpin Eropa, khususnya penguasa Belanda di abad ke-19.

Pola lengkungnya yang asimetris pada bagian kaki seperti yang ada pada kursi ini memang menjadi karateristik perabotan Eropa di masa lampau. Kursi goyang ini mempunyai cir ukiran organik, plastis serta geometris sehingga pembuatannya pun termasuk memiliki tingkat kesulitan yang tinggi.

Pengaruh kebudayaan dan ciri khas Eropa tercermin jelas dalam kursi goyang ini. Bahan dari kursi ini sendiri adalah kayu jati pada bagian sandarannya, sedangkan untuk bagian badan dan kaki kursi terbuat dari kayu Oak. Kursi goyang antik ini menjadi perwujudan karya seni tingkat tinggi masyarakat Belanda di masa lampau.

Kursi Raffles

Setelan kursi serta meja Raffles ini adalah salah satu jenis mebel antik yang ternama pada abad ke-19.  Nama serta desain meja dan kursi ini sendiri banyak terinspirasi dari salah satu Gubernur Belanda Sir Thomas Stamford Raffles sehingga namanya pun diabadikan menjadi nama perabot ini.

Kursi Raffles ini mempunyai desain yang unik sehingga cocok digunakan di teras rumah maupun ruang tamu sehingga membuat gaya desain interior sebuah rumah lebih memukau.

Beberapa jenis kursi antik di atas memiliki gaya dan desain a la Eropa, yang tak hanya karena desainnya namun juga karena nilai antiknya, kursi-kursi inipun memiliki harga yang mahal.