Inilah Alasan yang Membuat Kayu Albu Dihargai Mahal

Kayu Albu, atau juga dikenal dengan nama kayu sengon, memang telah banyak dikenal sebagai jenis kayu yang dijual dengan harga yang mahal selain kayu jati. Kayu jenis ini banyak digunakan di bidang industri dan peminatnya semakin banyak, kebutuhannya meningkat, maka tidak heran jika harganya menjadi mahal. Bahkan, terdapat banyak pengusaha kayu albu yang meraup keuntungan tinggi setiap bulannya.

Inilah Alasan yang Membuat Kayu Albu Dihargai Mahal

Kayu albu berharga sangat mahal, bahkan untuk ukuran per meternya bisa dihargai satu juta rupiah. Harga yang sangat fantastis, hal tersebut dikarenakan banyaknya industri olahan kayu yang menggunakannya untuk dimanfaatkan sebagai material dasar produk mereka. Namun, sebelum dihargai sangat mahal seperti sekarang, dulu kayu albu tidak ada harganya sama sekali, bahkan masyarakat tidak ada yang mau menanamnya.

Menurut Direktur Eksekutif Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia atau APHI, Purwadi Soeprihanto menjelaskan bahwa permintaan pasokan industri kayu lapis yang menggunakan kayu albo di pulau Jawa sangat luar biasa. Dulu kayu albu yang tidak ada harganya menjadi sangat mahal karena saat industri-industri berpindah ke pulau Jawa harganya sangat meningkat dan mulai banyak peminatnya.

Saat ini bahkan banyak masyarakat yang tertarik menanam dan membudidayakan kayu albu atau kayu sengon ini. Permintaan kayu alb meningkat karena kayu albu menjadi pilihan sebagai pengganti untuk industri pengolahan kayu  yang dulunya menggunakan kayu jenis lain seperti jati, yang pasokanya mulai sulit dicari.

Kayu albu merupakan kayu berjenis soft wood yang memiliki karakteristik mudah dibentuk dan memiliki daya tahan yang baik. Selain itu, kayu albu bisa menjadikan produk kayu yang lebih ramah lingkungan serta memiliki nilai ekonomis yang tinggi, bahkan kayu albu diterima oleh pasar dunia.

BACA JUGA: MENGAPA HARGA KURSI JATI LEBIH MAHAL?

Kayu albu adalah jenis kayu yang dihasilkan dari banyak wilayah yang ada di seluruh Nusantara, karena wilayah Indonesia sendiri memiliki banyak hutan tropis yang cocok untuk ditanami pohon kayu albu. Oleh karena itu, kayu albu menjadi komoditas yang tidak banyak dihasilkan oleh negara lain, paling banyak dari negara-negara yang ada di benua Asia, khususnya bagian tenggara.

Untuk pasar ekspor sendiri, saat ini kayu albu memiliki banyak peminatnya  dari banyak negara. Peminatnya kebanyakan dari wilayah Eropa dan juga Amerika Serikat. Bahkan untuk saat ini banyak pasar baru peminat kayu albu yang bermunculan, seperti dari negara-negara di Afrika, Timur Tengah, dan juga negara-negar di benua Asia. Kebanyakan peminatnya menyukai kayu lapis berbahan kayu albu untuk digunakan berbagai keperluan.

Kayu albu biasanya digunakan untuk olahan papan-papan seperti plywood, lumber cor, fancy board, blockboard, dan juga laminating board. Olahan kayu dari kayu albu banyak diminati karena harganya yang kompetitif dan juga kualitasnya yang tidak bisa diragukan.

Perkembangan Furniture Dengan Konsep Minimalis

Perabotan rumah tangga atau dikenal juga dengan istilah furniture mengalami perkembangan yang sangat signifikan. Sekarang produk furniture lokal memiliki nilai jual yang tinggi baik di dalam negeri maupun ke luar negeri. Perkembangan furniture di Indonesia tidak lepas dari peranan para produsen, pengrajin, pengusaha serta pemerintah yang turut andil untuk memajukan industri furniture.

Kemajuan tersebut bisa dilihat dari semakin banyaknya desain, model dan bahan furniture yang digunakan. Sekarang kita bisa menemukan beragam desain unik setiap item perabotan. Salah satu contohnya adalah kursi. Dulu model kursi hanya itu-itu saja dengan kaki empat buah dan tempat senderan. Sekarang sudah banyak model kursi modern yang memiliki tiga kaki dan satu kaki. Kita juga mengenal sofa sebagai alas duduk yang dilengkapi dengan busa.

Baca juga: PERKEMBANGAN FURNITURE INDONESIA

Perkembangan Furniture Minimalis

Perkembangan furniture modern bisa dilihat juga dengan munculnya konsep minimalis. Furniture bergaya minimalis sekarang menjadi favorit masyarakat diberbagai kalangan. Bahkan sampai saat ini konsep desain furniture minimalis tetap bertahan dan memiliki banyak penggemar.

Salah satu alasan mengapa banyak orang jatuh cinta ke furniture minimalis adalah karena menggunakan furniture ini tidak membutuhkan ruangan yang luas. Walaupun desainnya sederhana dan dibuat seminimalis mungkin, tetap mampu memberikan kesan elegan dan mewah.

Sebenarnya desain minimalis sudah mulai berkembang sejak tahun 1920, namun belum menjadi trand seperti sekarang. Baru kemudian pada tahun 1980 desain ini mulai dilirik dan semakin berkembang pesat pada tahun 1995 dan mengalami perkembangan sampai saat ini.

Tidak hanya furniture saja, konsep minimali juga digunakan sebagai konsep bangunan. Ciri khas konsep minimalis adalah lebih mementingkan fungsinya sekaligus penggunaan bahan-bahannya. Demikian pula dengan penataan ruangan di dalam bangunan atau interiornya. Perabotan yang ditempatkan di ruangan umumnya selalu menggunakan desain yang sama. Konsep desain furniture minimalis tidak begitu berbeda dengan konsep dan tampilan bangunan atau eksterior lain.

Salah satu ciri khas perabotan yang menggunakan gaya minimalis adalah menggunakan hiasan atau lengkungan yang sedikit sehingga terlihat lebih simple dan sederhana. Selain itu penggunaan hiasan atau aksen jarang digunakan, apalagi ornament ukiran jarang sekali ada pada furniture ini.

Walaupun sederhana dan simple bukan berarti harganya dibawah standar,  karena ada banyak furniture minimalis yang menggunakan bahan berkualitas bagus yang dibandrol dengan harga yang lebih mahal. Jadi anggapan bahwa harga furniture minimalis dibandrol dengan harga murah adalah salah.

Kita banyak menemukan furniture sederhana yang dibandrol dengan harga mahal karena menggunakan bahan terbaik, proses pengerjaan manual, detail dan memiliki estetika yang tinggi menjadi keistimewaan tersendiri yang tidak dimiliki oleh konsep furniture lainnya.

Hingga saat ini perkembangan furniture minimalis semakin mengalami perkembangan. Muldai dari bahan hingga desainnya. Bahkan dari segi fungsinya furniture minimalis tidak hanya sekedar benda fungsional namun menjadi benda yang memiliki nilai seni yang tinggi.