Keistimewaan Lemari Antik Kayu Jati yang Mesti Anda Ketahui

Mewah dan klasik adalah dua kata yang bisa menggambarkan barang antik sebagai sebuah desain furniture yang sempurna dan cocok ditempatkan di ruangan dalam rumah Anda. Semakin berkembangnya selera masyarakan terhadap furniture diikuti pula dengan bagaimana memaknai lemari antik tidak hanya fungsinya namun juga nilai seni yang tinggi menjadikan lemari dan jenis mebel antik yang lain sebagai komoditas tersendiri. Banyak ragam lemari yang berasal dari berbagai tempat, ambil contoh lemari kayu buatan Jepara, bali memiliki ciri khasnya masing-masing. Bahan yang digunakan umumnya adalah kayu jati. Namun ada juga yang dibuat dari bahan kayu biasa.

jenis kayu yang dijadikan bahan untuk memproduksi lemari, seperti: kayu pohon jati, mahoni dan lain sebagainya. Namun idaman banyak orang memiliki lemari yang bahannya dari kayu jati asli. Mengapa kayu jati menjadi pilihan banyak orang bahkan para kolektor barang seni menjadikan lemari dan furniture jati lainnya untuk dikoleksi?  Sudah pasti karena kualitas kayu jati lebih terjamin. Terlebih jika lemari pakaian memiliki ukiran memberikan kesan klasik yang kuat. Selain kualitas barang, juga disebabkan karena proses pengerjaanya yang cukup lama karena membutuhkan ketelitian dan kemampuan para pengrajin/ pengukir yang terampil.

Dari segi harga, lemari antik bahan kayu jati harganya lebih mahal dibandingkan kayu biasa. Ada beberapa hal yang menjadi alasan mengapa lemari antik harganya lebih mahal, diantaranya adalah sebagai berikut:

Ukiran mebel antik adalah hal yang menjadikan mebel terlihat menarik, unik. Bahkan ukiran menjadi ciri khas meja, kursi atau lemari antik. Setiap daerah memiliki ukiran yang khas, misalnya: salah satu corak dan motif ukiran Jepara adalah motif jumbai dimana bentuk daunnya mirip seperti kipas terbuka yang ujung daunnya mengecil atau runcing. Tingkat kerumitan desain ukiran juga menjadi poin yang menentukan murah tidaknya harga mebel.

Baca Juga : TIPS PRAKTIS MEMBERSIHKAN MEJA ANTIK DAN FURNITURE LAINNYA YANG TERBUAT DARI KAYU

Penggunaan bahan yang berkualitas. Perabotan yang terbuat dari kayu jati tidak diragukan lagi kualitasnya kuat, awet dan tahan lama. Kayu jati bisa bertahan hingga puluhan bahkan ratusan tahun lamanya. Oleh sebab itu mengapa banyak kolektor mebel yang memburu mebel antik kayu jati untuk dijadikan koleksi yang memiliki nilai seni dan harga jual yang tinggi. Selain itu kualitas kayu dan proses pengerjaannya lebih sempurna. Proses produksi (pembuatan) sangat  berperan penting untuk mengahasilkan sebuah furniture yang berkualitas. proses penghalusan mebel antik membutuhkan ketelitian yang matang. Froses finishingnya menggunakan sentuhan manual (tangan) membuat hasil mebel antik terlihat alami dan cantik luar biasa.

Kemudian yang terakhir adalah tingkat kelangkaan barang menjadi faktor lainnya yang menjadikan lemari antik menjadi mahal.

Demikian sekilas informasi mengenai faktor yang menyebabkan lemari antik harganya lebih mahal di bandingkan mebel yang menggunakan bahan lain. Semoga artikel ini bermanfaat dan dapat menambah wawasan khususnya mengenai furniture antik yang terbuat dari kayu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *