Ini Dia Beberapa Hal yang Mempengaruhi Harga Furniture di Pasaran

Harga dari perabotan yang ada di pasaran berubah-ubah seiring dengan perkembangannya. Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi perubahan dari harga furniture tersebut. Pertama adalah karena bahan yang dipergunakan. Furniture terbuat dari bahan yang beragam, mulai dari logam seperti besi, bahan yang alami seperti kayu ataupun bahan sintetis seperti rotan sintetis yang terbuat dari biji plastik. Umumnya, perabotan yang mahal adalah yang terbuat dari bahan alami. Hal tersebut disebabkan karena ketersediaan dari bahan tersebut yang terkadang melimpah namun juga terkadang langka.

Kedua adalah design. Bentuk akan sangat mempengaruhi harga dari perabotan yang dijual di pasaran tersebut. Jika bentuk dari perabotan tersebut sederhana misalnya seperti furniture pada umumnya, harganya tidak akan semahal jika perabotan tersebut ditambah dengan ukiran yang unik misalnya ukiran Jepara, design yang susah dibuat karena dibentuk dengan bentuk tertentu. Karena hal tersebut, semakin rumit design dari perabotan tersebut maka harganya juga akan semakin mahal.

Ketiga adalah karena lama pengerjaan. Masing-masing jenis perabotan misalnya meja dan kursi memiliki lama waktu pengerjaan yang berbeda. Ada yang harganya mahal jika pengerjaan dilakukan cukup lama karena harus memperhatikan detail tertentu dan ada yang harga furniture mahal untuk pengerjaan yang singkat yang disebabkan karena keinginan konsumen dan keterbatasan pekerja.

Keempat adalah karena pengaruh produsen. Biasanya, jika perabotan tersebut dibuat dan dikeluarkan oleh produsen yang terpercaya maka harganya bisa lebih mahal dibandingkan yang lainnya bahkan bisa lebih berkali-kali lipat walaupun pihak yang lain membuat dengan model, bahan, lama pengerjaan yang sama. Selain itu, tempat penjualan juga mempengaruhi harga dari perabotan yang dijual tersebut karena jika dijual di tempat yang berkelas misalnya di galeri atau di toko yang ada di swalayan, harganya bisa lebih mahal dibandingkan yang dijual di toko yang ada di pinggiran jalan.

Hal lainnya yang mempengaruhi harga furniture yang ada di pasaran adalah:

  • Usia dari perabotan tersebut. Umumnya, usia akan sedikit banyak mempengaruhi harga dari perabotan. Misalnya perabotan lama yang usianya sudah lebih dari 5 tahun dan dalam kondisi yang bagus harganya tentu lebih mahal dibandingkan dengan perabotan baru yang memiliki model yang sama. Hal tersebut disebabkan karena ada pengaruh nilai estetika tersendiri.
  • Ukuran dari furniture tersebut. Ukuran dari perabotan tersebut akan berkaitan dengan design yang dibuat. Jika perabotan tersebut ukurannya besar dengan design yang rumit maka harganya juga akan lebih mahal dibandingkan dengan ukuran yang kecil dan design sederhana. Hal tersebut juga berlaku untuk perabotan yang memiliki ukuran yang lebih kecil dengan ukiran yang susah dibuat akan memiliki harga lebih mahal dibandingkan dengan perabotan ukuran besar dengan design sederhana.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *