Inilah Alasan yang Membuat Kayu Albu Dihargai Mahal

Kayu Albu, atau juga dikenal dengan nama kayu sengon, memang telah banyak dikenal sebagai jenis kayu yang dijual dengan harga yang mahal selain kayu jati. Kayu jenis ini banyak digunakan di bidang industri dan peminatnya semakin banyak, kebutuhannya meningkat, maka tidak heran jika harganya menjadi mahal. Bahkan, terdapat banyak pengusaha kayu albu yang meraup keuntungan tinggi setiap bulannya.

Inilah Alasan yang Membuat Kayu Albu Dihargai Mahal

Kayu albu berharga sangat mahal, bahkan untuk ukuran per meternya bisa dihargai satu juta rupiah. Harga yang sangat fantastis, hal tersebut dikarenakan banyaknya industri olahan kayu yang menggunakannya untuk dimanfaatkan sebagai material dasar produk mereka. Namun, sebelum dihargai sangat mahal seperti sekarang, dulu kayu albu tidak ada harganya sama sekali, bahkan masyarakat tidak ada yang mau menanamnya.

Menurut Direktur Eksekutif Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia atau APHI, Purwadi Soeprihanto menjelaskan bahwa permintaan pasokan industri kayu lapis yang menggunakan kayu albo di pulau Jawa sangat luar biasa. Dulu kayu albu yang tidak ada harganya menjadi sangat mahal karena saat industri-industri berpindah ke pulau Jawa harganya sangat meningkat dan mulai banyak peminatnya.

Saat ini bahkan banyak masyarakat yang tertarik menanam dan membudidayakan kayu albu atau kayu sengon ini. Permintaan kayu alb meningkat karena kayu albu menjadi pilihan sebagai pengganti untuk industri pengolahan kayu  yang dulunya menggunakan kayu jenis lain seperti jati, yang pasokanya mulai sulit dicari.

Kayu albu merupakan kayu berjenis soft wood yang memiliki karakteristik mudah dibentuk dan memiliki daya tahan yang baik. Selain itu, kayu albu bisa menjadikan produk kayu yang lebih ramah lingkungan serta memiliki nilai ekonomis yang tinggi, bahkan kayu albu diterima oleh pasar dunia.

BACA JUGA: MENGAPA HARGA KURSI JATI LEBIH MAHAL?

Kayu albu adalah jenis kayu yang dihasilkan dari banyak wilayah yang ada di seluruh Nusantara, karena wilayah Indonesia sendiri memiliki banyak hutan tropis yang cocok untuk ditanami pohon kayu albu. Oleh karena itu, kayu albu menjadi komoditas yang tidak banyak dihasilkan oleh negara lain, paling banyak dari negara-negara yang ada di benua Asia, khususnya bagian tenggara.

Untuk pasar ekspor sendiri, saat ini kayu albu memiliki banyak peminatnya  dari banyak negara. Peminatnya kebanyakan dari wilayah Eropa dan juga Amerika Serikat. Bahkan untuk saat ini banyak pasar baru peminat kayu albu yang bermunculan, seperti dari negara-negara di Afrika, Timur Tengah, dan juga negara-negar di benua Asia. Kebanyakan peminatnya menyukai kayu lapis berbahan kayu albu untuk digunakan berbagai keperluan.

Kayu albu biasanya digunakan untuk olahan papan-papan seperti plywood, lumber cor, fancy board, blockboard, dan juga laminating board. Olahan kayu dari kayu albu banyak diminati karena harganya yang kompetitif dan juga kualitasnya yang tidak bisa diragukan.

Ulasan Seputar Beragam Kelebihan dan Manfaat Kayu Jati

Sebagai penyuka furniture tentu kayu jati merupakan salah satu material yang dipilih. Jati awalnya berada di empat negara yaitu Myanmar, India, Thailand dan Laos dan seiring akses transportasi membuat jati hampir diseluruh negara dunia. Pohon jati yang ada di Indonesia berasal dari India, telah mengirimkan bibit pohon pada abad ke-15 saat kerajaan Hindu tengah berkembang di nusantara. Fakta dari pohon jati yang perlu diketahui adalah semua kapal di dunia sempat memakai jati sebagai bahan dasarnya.

Ulasan Seputar Beragam Kelebihan dan Manfaat Kayu Jati

Berikut adalah kelebihan jati diantaranya:

  • Sangat kokoh, kepadatan kayu membuat kursi dan beberapa furniture lainnya tahan banting dan tahan terhadap api.
  • Tahan terhadap serangga dan rayap, memiliki urat kayu padat, keas dan resin alami yang mengusir rayap, noda jamur, dan mengusir serangga lain yang menghancurkan kayu.
  • Tahan cuaca, terhadap pengaruh cuaca seperti panas, sengatan matahari dan hujan karena secara naluriah memiliki nuansa yang lebih baik dari jenis furniture plastik atau logam.
  • Awet, karena dapat tahan lama selama bertahun-tahun.

Kelebihan kayu jati lainnya tahan pembusukan karena memiliki kerapatan yang tinggi dan tahan air sehingga tidak mudah membusuk atau keropos. Memiliki stabilitas tinggi karena mengandung silika yang membantu menjaga furniture tetap dalam bentuk aslinya yang menyebabkan urat kayu tidak mudah melengkung atau mengkerut. Bernilai tinggi jika dirawat dengan baik dan memiliki ketahanan kelembapan dan air karena pengolahan kayu termasuk pengeringan kayu dapat mengurangi kadar air.

Berikut adalah manfaat jati diantaranya:

  • Kapal laut, sebagai bahan dasar pembuatan kapal laut nelayan.
  • Rumah, didaerah pedesaan atau daerah pegunungan sebagai villa dan rumah peristirahatan serta tempat penginapan umum di tempat-tempat wisata.
  • Meubel dan furniture, seperti meja makan, kursi, lemari pakaian, kusen dan pintu serta jendela dan tempat tidur.
  • Hiasan rumah dari kayu, dengan warna jati yang khas dan tahan lama seperti ukiran dinding, figura foto, ukiran pada kusen dan pintu serta pembuatan pajangan-pajangan lainnya.
  • Gazebo, untuk membuat rumah-rumahan taman ini dengan kuat bahkan tahan air.
  • Dekorasi outdoor, karena tidak mudah walaupun terus-terusan diterpa hujan maupun panas, dekorasi yang dibuat seperti kursi taman, ayunan dan tiang garasi.
  • Menjadi parket atau lapisan penutup lantai, parket merupakan jenis lapisan kayu yang menutupi bagian lantai sehingga tidak menggunakan tegel atau keramik.

BACA JUGA: KELEBIHAN KAYU JATI YANG BANYAK DICARI ORANG DAN JUGA KEKURANGANNYA

Kayu jati dapat digunakan sebagai bantalan rel kereta api karena tidak mudah lapuk dan tidak mudah melengkung. Beberapa piala ajang persepakbolaan digunakan dari bahan jati, seperti Tropi Piala Presiden yang dibuat oleh Ida Bagus Ketut Lasem serang pengrajin Bali. Jati memiliki kandungan minyak alami untuk menjaga kayu dari air ataupun menghalangi jati dari kerutan.

Kelebihan Kayu Jati yang Banyak Dicari Orang dan Juga Kekurangannya

Bagi kebanyakan orang, jenis kayu yang mudah disebutkan adalah kayu jati. Karena memang banyak sekali peminatnya, karena kayu jati sendiri memiliki banyak keunggulan dan juga berkualitas. Selain itu juga, kayu jati yang cocok di tanam di berbagai daerah dengan berbagai iklim. Membuatnya memang banyak dikenal.

Kelebihan Kayu Jati yang Banyak Dicari Orang dan Juga Kekurangannya

Kayu jati sendiri, adalah jenis kayu yang memiliki tekstur yang keras dan juga memiliki daya tahan begitu lama, bahkan hingga puluhan tahun. Kayu jati juga bisa tumbuh dengan ukuran yang besar. Ukuran batanganya saja bisa mencapai 2 meter dengan ketinggian yang bisa tumbuh sampai 30 meter lebih. Kayu jati juga memiliki manfaat jika ditanam, karena dapat mengurangi pencemaran udara dan mencegah terjadinya bencana longsor.

Sama seperti jenis kayu yang lain, kayu jati juga memiliki kelebihan dan kekurangan, berikut penjelasan lengkapnya untuk menambah pengetahuan Anda:

  • Daya Tahan yang Lama dan Kuat

Kalau keunggulan yang satu ini sudah tidak asing lagi bagi kebanyakan orang, sebab sangat jarang sekali ditemui kayu jati yang patah dan kering. Maka dari itu, jenis kayu yang satu ini memiliki kualitas yang unggulan dan memiliki harga jual yang tinggi.

  • Tahan Terhadap Cuaca

Kayu jati sangat tahan terhadap berbagai macam cuaca dan juga suhu, maka dari itu kayu jati sangat direkomendasikan untuk digunakan dalam banyak hal seperti material bangunan ataupun furniture.  Tahan terhadap panas, dingin, bahkan cuaca bersalju sekalipun.

  • Serat-serat Kayunya yang Indah

Tidak heran jika kayu jati juga sering digunakan untuk bahan dekorasi atau furniture, karen aserat-seratnya yang cantik. Apalagi jika ditambahkan ukiran-ukiran pada permukaannya, mendabah kesan indah dan juga nilai seni yang tinggi.

  • Lebih Tahan Lama

Pasti banyak yang percaya kalau kayu jati memang memiliki daya tahan yang lebih lama, bahkan hingga puluhan tahun.

BACA JUGA: CARA MERAWAT KURSI ANTIK DARI BAHAN KAYU JATI

  • Tidak Mudah Berjamur

Karena kayu jati memang tahan terhadap berbagai cuaca, maka menjadikan kayu jati tahan terhadap jamur bahkan serangan serangga sekalipun.

Selain kelebihan, kayu jati juga memiliki kekurangan, berikut penjelasannya:

  • Gudal yang Besar

Gudal atau titik tengah dari kayu yang dimiliki kayu jati sangat besar dan lebih besar dari gudal dari kayu lain, selain itu titik tengah atau gudal ini mudah terkelupas.

  • Tidak Cocok Menggunakan Cat Duco

Pori-pori yang dimiliki kayu jati memang besar, sehingga tidak cocok jika menggunakan cat duco untuk finishing-nya. Kalaupu bisa juga membutuhkan tenaga dan waktu yang lebih. Selain itu, karena kayu jati sedikit berminyak, jadi kalau diberikan cat duco akan memunculkan warna kekuningan pada permukaan kayu jati tersebut.

Memang harga kayu jati lebih mahal, namun itu sebanding dengan banyaknya kelebihan yang dimiliki ketimbang kekurangannya. Maka tak heran kayu jenis ini banyak dicari.

Ciri Khusus yang Terdapat Pada Ukiran Jepara

Selama ini, Jepara memang terkenal dengan kerajinan ukirannya yang sudah banyak dikenal di seluruh Nusantara, bahkan dunia. Bukan hanya karena keunikannya dan juga cita rasa seninya yang tinggi, tetapi juga ukiran-ukiran khasnya yang menjadi pembeda ukiran Jepara dengan ukiran daerah lain.

Ciri Khusus yang Terdapat Pada Ukiran Jepara

Kebanyakan dari ukiran Jepara memang menggunakan motif uraian-uraian tumbuhan yang menjalar dengan tambahan daun, bunga, hingga ranting-ranting tumbuhan. Berikut penjelasan mengenai ciri khas dari ukiran Jepara yang harus Anda ketahui untuk mengenal keindahan dari karya seni dari Indonesia yang telah lama ada bahkan sejak dulu kala:

  • Motif Tumbuhan yang Khas

Ukiran Jepara berbada dengan yang lain, karena menggunakan bentuk-bentuk dari tumbuhan untuk sebagain besar bentuk ukirannya. Seperti tumbuhan menjalar yang disertai dengan daun yang lebar, bunga kuncup atau bermekaran, yang juga disertai dengan ranting-ranting kecil dan juga runcing.

  • Motif Tangkai Relung

Motif Tangkai Relung adlaah salah satu ciri khas dari ukiran Jepara, yang berbentuk panjang dan juga melingkar, dengan penampangnya yang berbentuk segitiga.

  • Kekhasan Ukiran dengan Motif Jumbai

Salah satu ciri khas dari ukiran Jepara adalah penggunaan motif Jumbai, dengan bentuknya berupa daun yang terbuka lebar dan menyerupai sebuah kipas tangan. Bentuk khas dari motif ini adalah seragamnya bentuk daun yang diukir sehingga memberikan kesan yang seirama dan juga dinamis. Selain itu, biasanya motif ini menggunakan ukiran dengan helai daun berjumlah 3 dan 5 atau yang biasa disebut buah wuni. Uniknya, di setiap ukiran Jepara, bentuk ujung daunnya selalu runcing.

  • Motif Trubusan yang Memiliki Tingkat Kesenian yang Tinggi

Motif yang satu ini terbagi menjadi dua jenis, yaitu motif Trubusan yang keluar dari sepanjang tangkai relung yang berbentuk daun. Dsatu lagi jenis motif Trubusan yang keluar dari ruas atau cabang, yang berupa ukiran berbentuk buah. Buah-buahan yang berjejer memanjang.

  • Dipadukan dengan Motif Burung Merak

Tidak hanya memululu menggunakan motif dengan ukiran-ukiran bentuk tumbuhan, tetapi ukiran Jepara juga memadukannya dengan motif Burung Merak. Diketahui sendiri, kalau buruk merak memili bulu-bulu indah yang bisa mengembang lebar. Inilah yang membuat daya tarik ukiran Jepara bertambah.

BACA JUGA: INILAH PROSES UNIK DARI UKIRAN JEPARA YANG MUNGKIN BELUM ANDA KETAHUI

  • Menggunakan Kayu Jati atau Mahoni

Selama ini, ukiran Jepara memang terkenal karena kualitasnya karena menggunakan kayu yang berkualitas sperti kayu jati atau mahoni. Dua jenis kayu tersebut memang terkenal dengan kualitas unggulannya, seperti susunanya yang padat dan lebih tahan lama. Maka tidak heran, jika ukiran Jepara harga bandrolnya bisa begitu tinggi.

Untuk Anda, yang tertarik dengan ukiran Jepara, bisa menggunakannya untuk furniture dengan berbagai gaya dekorasi. Mulai dari dekorasi bergaya jadul maupun gaya yang kekinian. Tetap cocok dan memiliki sisi keindahanserta cita rasa etnis nusantara yang kental.

Inilah Proses Unik dari Ukiran Jepara yang Mungkin Belum Anda Ketahui

Sejarah ukiran Jepara dimulai pada masa pemerintahan Ratu Kalinyamat. Dari tradisi keahlian mewarisi warisan nenek moyang masyarakat Jepara. Awalnya dia menggunakan batu sebagai bahan untuk membuat patung. Pada saat itu, pengetahuan masyarakat lokal meningkat lebih banyak dan orang-orang di jepara tertarik untuk belajar mengukir. Para pengrajin lebih memilih menggunakan kayu Jati dan Mahoni sebagai bahan dasar untuk ukiran mebel mereka. Jepara adalah kota di provinsi Jawa Tengah, Indonesia dekat dengan Gunung Muria di mana memiliki banyak pohon Jati dan Mahoni.

Inilah Proses Unik dari Ukiran Jepara yang Mungkin Belum Anda Ketahui

Kedua jenis kayu memiliki kualitas yang baik terutama digunakan sebagai bahan ukiran mebel, dan hingga kini patung memiliki peran yang sangat penting dalam kehidupan masyarakat Jepara. Para pengrajin dan orang-orang yang terlibat dalam kegiatan industri patung sekarang makmur yang kemakmuran kehidupan masyarakat ditopang oleh industri ukiran dari Jepara.

Proses ukiran Jepara yaitu seperti berikut:

  • Pilihan kayu.

Sifat kayu yang diukir membatasi ruang lingkup pengukir di kayu itu tidak sama kuatnya di semua arah, itu adalah bahan anisotropik. Arah di mana kayu terkuat disebut biji-bijian yang mungkin lurus, berpaut, bergelombang atau fiddleback.

  • Design.

Pengrajin harus cerdas untuk mengatur bagian-bagian desain yang lebih halus di sepanjang butiran bukannya melintanginya. Namun seringkali garis yang paling cocok digunakan, karena desain mungkin memiliki beberapa titik lemah dalam arah yang berbeda, atau orientasi ini sepanjang butir akan memerlukan detail ukiran pada biji-bijian akhiryang jauh lebih sulit. Ukiran kosong juga kadang-kadang dirakit, seperti kuda karousel, dari banyak papan yang lebih kecil, dan dengan cara ini orang dapat mengorientasikan berbagai bidang ukiran dengan cara yang paling logis, baik untuk proses ukiran dan untuk daya tahan.

  • Aturan-aturan utama.

Hal ini dapat terus-menerus dilihat dalam pekerjaan yang rusak, ketika akan diperhatikan bahwa, sedangkan sulur, ujung paruh burung, dan lain-lain. Disusun di atas biji-bijian telah dipecah, rincian serupa dirancang lebih selaras dengan pertumbuhan kayu dan tidak terlalu dalam melemahkannya tetap utuh.

Baca juga artikel menarik lainnya di seputarfurniture.com

Kayu keras memang relatif mudah dikerjakan. Mahoni dan jati juga merupakan kayu yang sangat bagus, sementara untuk pekerjaan halus, kenari Italia, maple sycamore, apel, pir, kotak atau plum, biasanya dipilih. Hiasan yang akan dicat dan tidak terlalu halus sifatnya sering diukir di pinus, yang relatif lunak dan murah. Di provinsi Jawa memiliki banyak hutan Jati dan Mahoni. Orang-orang jepara mampu menciptakan patung kuda yang terbuat dari akar pohon jati dengan inovasi, pengetahuan dan keterampilan mereka, dimana sebelumnya akar pohon itu tidak berharga dan hanya digunakan untuk bahan bakar kayu untuk memasok untuk memasak. Banyak sekali ukiran Jepara yang telah di pasarkan.

4 Keunggulan Membeli Furniture dengan Ukiran Jepara

Mebel atau yang juga dikenal sebagai sofa memang lebih banyak dipilih oleh masyarakat untuk ditempatkan di ruang tamu rumah mereka, jika dibandingkan dengan furniture kursi yang lainnya. bukan tanpa alasan, melainkan jika melihat dari segi tampilannya jauh lebih indah, begitu juga kenyamanannya, apalagi untuk rumah-rumah yang lebih senang dengan arsitektur klasik, khas Jawa. Mebel dengan ukiran Jepara ini dapat dijadikan sebagai pilihan.

 4 Keunggulan Membeli Furniture dengan Ukiran Jepara

Ukiran Jepara sendiri mungkin sudah sangat dikenal oleh masyarakat, merupakan bentuk ukiran yang agaknya diaplikasikan pada beberapa produk furniture rumah tangga. Di pasaran sendiri agaknya juga sangat mudah untuk menjumpainya, dengan kisaran harga yang masih terbilang murah atau terjangkau, tak kalah dibandingkan dengan model furniture modern saat ini. ada banyak sekali diantara keunggulan yang ditawarkan oleh produk furniture semacam ini, diantaranya adalah: 

  1. Memiliki ciri khas, dibandingkan dengan ukiran atau pola-pola pahatan yang lainnya, maka untuk pahatan khas dari Jepara ini memang memiliki ciri yang khas. Inilah yang membuat nilai artistiknya menjadi lebih tinggi dibandingkan dengan furniture lainnya, karena kerumitan dalam pembuatannya membuatnya memiliki nilai seni tersendiri.
  2. Bahan atau material yang dipakai dalam pembuatannya juga berkualitas tinggi, umumnya material yang dipakai dalam pembuatan furniture yang satu ini tidak main-main yaitu kayu dari jati, tentunya sudah tak begitu asing lagi bagi Anda, bahwa kayu yang satu ini dikenal memiliki kepadatan yang tinggi, juga bisa tahan lebih lama dibandingkan dengan kayu lainnya.
  3. Mudah perawatan, tentunya saat membeli sebuah furniture Anda harus selektif tak hanya melihat dari segi tampilannya saja, melainkan juga cara perawatannya, dibandingkan dengan sofa yang full bantalan atau body empuk, maka sofa atau mebel khas semacam ini jauh lebih mudah dirawat, tak harus dibersihkan setiap saat, selain itu komponen atau bagian lainnya yang terbuat dari bahan dasar kayu juga lebih mudah untuk dirawat, tinggal rajin-rajin saja membersihkannya atau dengan cara mempliturnya agar lebih mengkilap.
  4. Finishing yang tampak mewah, terakhir dari hasil finishing atau sentuhan akhir, jika dilihat model sofa semacam ini memiliki look yang mengkilap karena diplitur, selain itu juga akan memberikan kesan yang lebih mewah. Menjadikan ruang tamu di rumah Anda nantinya akan tampak megah.
Baca juga artikel menarik lainnya di seputarfurniture.com

Tertarik untuk memiliki furniture dengan ukiran Jepara tersebut, sebaiknya pilah-pilih juga antara ukuran dengan model yang diinginkan, selain membeli jadi, agaknya konsumen juga bisa memesannya secara langsung, sesuai dengan keinginan, ini lebih efektif untuk memberikan tampilan properti yang lain dari pada lainnya, namun untuk pemesanan ini memakan waktu yang lebih lama dibandingkan dengan membeli dalam bentuk jadi.

 

Keunggulan dari Ukiran Jepara yang Sudah Dikenal Banyak Khalayak

Ukiran Jepara yang memiliki sisi keindahan dan seni yang bergitu kental, tidak hanya menjadikan ukiran Jepara yang memiliki kegunaan, tetapi juga dapat menambah kesan kebudayaan Nusantara pada sebuah bangunan. Kesenian yang satu ini memang banyak digunakan di banyak bagian dari sebuah hunian. Mulai dari yang memiliki gaya bangunan antik ala zaman dulu maupun hunian dengan gaya modern, ukiran Jepara memang selalu cocok digunakan.

Keunggulan dari Ukiran Jepara yang Sudah Dikenal Banyak Khalayak

Ukiran Jepara sendiri memiliki ciri khas pada motif-motifnya, seperti motif Trubusan, motif Tangkai Relung, dan juga motif Jumbai. Selain itu, ukiran Jepara juga memiliki keunggulan-keunggulan yang tentu saja menjadi daya pikatnya. Maka tidak heran jika ukiran Jepara terlihat berbeda dengan ukiran-ukiran dari daerah.

Berikut ini penjelasan mengenai keunggulan-keunggulan ukiran Jepara:

  • Keunikan Ukiran yang Tidak Putus

Keunggulan pertama terletak pada motifnya yang tidak terputu begitu saja, menjadikan ukirannya terlihat searah dan memiliki alur yang begitu dinamis dan mengalir.

  • Ukiran yang Mengandung Nilai Filosofis

Ukiran Jepara tidak dibuat begitu saja hanya dengan menonjolkan nilai keindahan yang dimiliki, tetapi juga sisi filosofisnya yang bermakna tentang nilai kehidupan. Inilah sisi seni yang kental pada ukiran Jepara.

  • Ukiran Jepara Tidak Sekedar Indah, Tetapi Juga Tidak Kaku

Ukiran Jepara tampak tidak kaku, dengan motif-motifnya yang seolah hidup dan memiliki keindahan dengan ciri khasnya sendiri. Selain itu, pada ukiran Jepara juga terlihat begitu luwes motifnya.

  • Bersih dan Rapi

Inilah satu keunggulan yang menjadikan daya tarik ukiran Jepara yang selalu banyak dicari oleh peminatnya, terlihat rapi dan juga bersih.

  • Memiliki Motif  yang Khas

Setiap hasil katya seni di setiap daerah memang memiliki ciri khasnya sendiri, tidak terkecuali untuk ukiran Jepara, yang memiliki motif khas berupa bagian-bagian tumbuhan seperti daun, ranting, dan juga buah yang biasanya juga dipadukan dengan motif lain seperti Burung Merak. Selain itu, motif ukiran Jepara biasanya juga dipadukan dengan kombinasi ulir dan cawen. Ulir itu berupa alur-alur berputar sedangkan cawen adalah guratan-guratan.

  • Memiliki Tingkat Kerumitan yang Tinggi

Desain untuk ukiran Jepara memang tampak lebih rumit dengan motif-motif khasnya, namun justru itu yang menjadi daya tariknya. Dan juga, memiliki model realif yang menambah keindahan pada setiap ukirannya.

  • Cocok untuk Berbagai Dekorasi

Tidak heran aklau banyak yang mencari ukiran Jepara dan membuat harga jualnya tinggi, karena memang ukiran Jepara cocok digunakan untuk semua dekorasi. Dekorasi zaman dulu ataupun dekorasi modern.

 Baca juga artikel menarik lainnya di seputarfurniture.com

 

  • Menggunakan Material Unggulan

Hal ini dikarekan ukiran Jepara menggunakan material berbahan kayu berkualitas seperti kayu jati atau kayu mahoni.

Itulah keunggulan-keunggulan dari ukiran Jepara yang mungkin membuat Anda tertarik memilikinya.

 

5 Jam Antik dengan Harga yang Sangat Fantastis Mencapai Milyaran Rupiah

Jam termasuk alat penunjuk waktu yang keberadaannya begitu penting bagi manusia saat ini, namun seiring dengan perkembangan teknologi, tak bisa dipungkiri jika seandainya produk jam biasa mulai digantikan dengan gadget, bahkan fiture-fiture yang ditawarkan juga jauh lebih bervariasi, sebut saja diantaranya adalah smartwatch yang bisa digunakan untuk memutar musik dan juga dapat dipakai untuk kebutuhan berkirim pesan. Hanya saja jangan salah, karena nyatanya jam antik justru jadi yang paling diburu oleh masyarakat.

 5 Jam Antik dengan Harga yang Sangat Fantastis Mencapai Milyaran Rupiah

Semakin lama usianya, bahkan semakin jarang keberadaannya, maka harga yang ditawarkan ke pasaran juga jadi semakin mahal. Bahkan ada yang nilainya sampai milyaran rupiah. Berikut ini diantaranya daftar jam antik di dunia yang harganya sangat fantastis, yaitu: 

  1. Chopard 210 karat. Harga dari jam yang satu ini diklaim sebagai yang termahal di dunia, yaitu mencapai angka 26 juta USD atau senilai 347 miliar rupiah. Hal yang membuat jam ini begitu mahal tak lain adalah taburan berlian warna-warni yang ada di permukaannya dengan kadar hingga 210 karat. Tampak begitu indah seperti bunga yang merekah.
  2. Patek Philippe Super Complication. Jam kuno tersebut dibuat oleh Petek Phillippe yang ditujukan untuk seorang banker pada tahun 1933. Ia dilapisi dengan emas 18 karat, jam ini terbilang sangat kompleks untuk itulah diberi nama super complication. Harga jualnya sendiri juga sangat mahal, yaitu senilai 147 miliyar rupiah.
  3. Petek Philippe Sky Moon Tourbilion. Ia diklaim sebagai produk jam yang paling komples yang dirancang oleh Petek Philippe seorang desainer jam yang sangat terkena pada masanya. Desainnya dibuat dengan sangat presisi, sehingga jika dilihat dari berbagai segi tampak serupa. Harganya juga mahal, yaitu sebesar 1,3 juta USD atau senilai 17,3 miliyar rupiah.
  4. Chopard Super Ice Cube. Jam tersebut dibuat di Swis yang dilapisi dengan setidaknya berlian 60 karat sehingga membuatnya tampak begitu berkilau dan super mewah. Tak hanya itu ia juga dilengkapi dengan fiture anti air hingga anti gores, tak heran jika harga tawarnya begitu mahal sebesar 14,7 miliyar rupiah.
  5. Hublot Black Caviar bang. Jam tangan yang satu ini diluncurkan pada tahun 2009, desainnya begitu mewah karena dilapisi dengan 501 berlian hitam, jadi tak heran jika harganya juga sangat mahal mencapai angka 13,3 miliyar rupiah atau sekitar 1 juta USD.

 Baca juga artikel menarik lainnya di seputarfurniture.com

Hanya ada satu di dunia sehingga tak heran jika seandainya jam antik tersebut dijual dengan harga yang fantastis, apalagi jika berbicara mengenai material pembuatannya sendiri yang bukan bahan biasa, melainkan logam mulia, bahkan dilapisi dengan emas. Bahkan semakin lama harga jual akan semakin meningkat.

 

Daftar Jam Antik Termahal Di Dunia

Sesuatu yang memiliki nilai antik memang tidak mengherankan jika dinilai dengan harga yang mahal. Bagi yang menyukai barang antik, harga mahal malah menjadi suatu tantangan bahkan menjadi sebuah kebanggaan jika berhasil mendapatkannya. Banyak di dunia ini barang-barang yang disemati nilai antik, seperti rumah antik, sepeda antik hingga jam antik.

Daftar Jam Antik Termahal Di Dunia

Jam memang telah ditemukan sejak lama, ditemukan oleh tukang kunci asal Jerman yang bernama Peter Henlein. Dulu, sebelum ditemukan jam portable kecil yang ditemukan oleh Peter, peradaban manusia zaman dulu menggunakan penanda waktu dengan berbagai macam cara, tergantung negara dan kebudayaan masyarakatnya. Meski demikian, jam-jam yang telah ada sejak dulu masih bisa ditemui hingga sekarang, bahkan jam-jam itu digelar jam antik dengan harga yang fantastis.

Bahkan ada beberapa jam antik yang dijual dengan harga termahal di dunia, berikut daftarnya:

  • Duc d’Orleans Breguet Symphatique

Jam antik ini adalah jam termahal di dunia yang dibandrol dengan harga USD 6,8 juta atau kalau dirupiahkan mencapai Rp 65 miliar. Jam antik ini keluaran 1795 dan dirancang oleh Abraham-Louis Breguet, seorang horolog atau pembuat jam ternama asal Swiss. Sebuah rumah lelang asal New York berhasil mendapatkannya . Jam antik ini juga terbilang langka dan baru pertama kali dipertontonkan di publik dalam sebuah acara Expotion Nationale des Produits de I’Industrie tahun 1789.

  • Omega Steinless Steel Tourbillon 301

Jam antik yang satu ini dihargai dengan jumlah yang tidak kalah fantastis, yakni dengan harga Rp 19,56 miliar. Jam tangan ini menjadi sangat mahal bagi kolektor, karena jam tangan antik merek Omega ini menggunakan teknologi tourbillion , yaitu sebuah teknologi yang didesain untuk meningkatkan akurasi dengan mengurangi pengaruh gaya gravitasi, selain itu jam tangan ini juga menjadi jam pertama dari Swiss yang menggunakan teknologi tourbillion pada tahun 1947.

  • The Henry Graves Supercomplications

Jam tangan ini menjadi jam tangan antik paling rumit dan laku dengan harganya mencapai 1,3 juta dolar atau sekitar Rp 260 miliar. Menjadi jam antik termahal karena terdapat peta langit malam di New York dan dibuat oleh Patek Phillippe pada tahun 1933, untuk membuatnya sendiri, sang pencipta yang berasal dari Swis ini membutuhkan waktu selama delapan tahun.

Baca juga artikel menarik lainnya di seputarfurniture.com

Beberapa jam antik di atas memang wajar dihargai mahal, karena selain waktu pembuatannya juga karena desainnya yang rumit. Meski begitu, para kolektor jam antik tetap memburunya dan tidak peduli dengan harganya yang mahal. Memang sesuatu yang antik layak dihargai dengan harga yang fantastis, bahkan hanya untuk senbuah jam tangan. Namun, bagi pecinta hal-hal yang unik dan antik, bukan soal harga, melainkan tentang nilai seni dan juga sejarah yang ada di dalamnya.

4 Rekomendasi Produk Lampu Belajar Berkualitas Bagus dengan Fitur-fitur Unik

Aktivitas belajar akan jadi semakin menyenangkan jika seandainya diimbangi dengan sarana yang nyaman. Mulai dari ruangan yang sunyi, kemudian juga meja dan juga kursi belajar yang tepat sampai pencahayaan yang memadai, karena sering kali cahaya yang kurang terang akan menjadi penyebab mata anak tidak sehat, yaitu mengalami rabun. Untuk itu orang tua setidaknya harus menyediakan lampu belajar untuk mereka.

 4 Rekomendasi Produk Lampu Belajar Berkualitas Bagus dengan Fitur-fitur Unik

Lampu yang satu ini agak berbeda dengan jenis lampu ruangan pada umumnya, karena memiliki model khusus dimana nantinya arah cahaya dapat disesuaikan dengan kebutuhan, penempatannya sendiri adalah di atas meja belajar. Di pasaran sendiri ada banyak sekali toko yang menjualnya dengan harga yang cukup murah, namun tetap mempertimbangkan kesehatan, seperti diantaranya adalah melihat dari warna yang dikeluarkan lampu tersebut apakah nyaman dipilih untuk belajar atau tidak. Beberapa produk ada yang masih mengandalkan lampu neon, namun juga sudah ada yang menggunakan produk LED. 

Berikut ini ada beberapa rekomendasi produk lampu belajar yang kualitasnya bagus, bisa dipilih untuk buah hati, yaitu: 

  1. Cody magnifer working lam. Lampu yang satu ini dijual dengan harga murah yaitu sekitar 170 ribuan rupiah saja, namun sudah dibekali dengan begitu banyak kelebihan. Cocok untuk kebutuhan belajar maupun digunakan untuk bekerja. Di desain dengan sebuah rangka yang begitu kuat, juga dilengkapi dengan adanya kaca pembesar yang dapat berputar sampai dengan 360 derajat.
  2. Shigen SG 406. Produk lampu yang di konsep secara 3 in 1 yaitu dapat digunakan dengan cara di jepit, kemudian juga didudukkan hingga ditempel ke dinding, sehingga dapat dipilah-pilah sesuai dengan kenyamanan penempatannya. Bodynya juga dapat ditekuk ke beberapa sudut untuk mendapatkan pencahayaan yang paling pas. Harga jualnya di pasaran terbilang murah, hanya sebesar 175 ribu rupiah saja.
  3. Remax dawn. Menghadirkan fiture 3 pilihan kecerahan yang semuanya dapat disesuaikan dengan kenyamanan saat memakainya, seri yang satu ini juga portable, sehingga tidak membutuhkan arus listrik secara langsung, untuk itu dapat secara mudah dibawa kemana-mana. Ingin belajar di dalam mobil sambil melakukan perjalanan juga bukan masalah, tetap bisa mengandalkan lampu tersebut. Harganya sekitar 200 ribuan rupiah.
  4. Dimmable touch LED. Lampu tersebut dibekali dengan adanya tombol sensor yang nantinya berguna untuk mengatur tingkat kecerahan dari lampu tersebut. Tak hanya cocok digunakan sebagai lampu untuk belajar, melainkan juga dapat dipakai sebagai lampu tidur. Bahkan desain atau tampilan lampu ini juga tergolong begitu unik, harga jualnya di pasaran adalah sebesar 300 ribu rupiah, sesuai dengan kualitas yang diberikan.
Baca dan simak juga artikel menarik lainnya di seputarfurniture.com

Tertarik menggunakan lampu belajar yang mana, produk-produk di atas bisa dengan mudah dijumpai di pasaran.