Cara Merawat Kursi Antik Berbahan Kayu Jati

Salah satu furniture yang memiliki harga mahal namun tetap banyak digandrungi adalah kursi antik. Bahan kursi ini biasanya adalah kayu jati karena memang lebih kuat serta lebih tahan lama.

Kursi antik memiliki harga yang tinggi, apalagi jika bahannya dari kayu jati, tentunya harganya akan semakin tinggi. Inilah sebabnya kursi kayu jati yang antik ini banyak diburu oleh para kolektor. Semakin lama usia kursi tersebut, maka harganya akan semakin mahal.

Harga yang mahal ini tentunya harus lebih bijak serta lebih teliti dalam hal perawatannya, karena apabila tidak dirawat dengan baik, kursi kayu jati yang antik tentunya akan mudah lapuk hingga akhirnya rusak.

Salah satu aspek yang membuat kursi kayu jati antik ini mahal selain karena bahannya sangatlah kuat juga karena model klasiknya yang tak lekang dimakan waktu. Meski kuat, namun kursi ini juga tetap harus dirawat sebaik mungkin, dan berikut ini adalah tips untuk merawat kursi dengan nilai antik agar tetap awet dan baik:

  1. Perhatikan Penempatan Kursi

Kayu sangatlah sensitif dengan suhu, baik itu suhu dingin, maupun suhu panas. Perubahan suhu yang cepat dan berulang-ulang bisa membuat kayu menjadi lemah, retak, kering, dan pecah. Jangan pula menempatkan kursi pada ruangan bersuhu lembab karena bisa menyebabkan rayap dan jamur. Oleh karena itu kursi harus ditempatkan pada ruangan dengan suhu normal agar kondisi kayu tetap terjaga dengan baik.

  1. Bersihkan Kursi

Apabila kursi dilapisi vernis, maka jangan sampai terkena air, karena air yang masuk ke dalam lapisan kursi bisa menyerap ke dalam kayu dan membuatnya cepat keropos dan cepat lapuk.

Jika ada kotoran atau debu yang menempel maka harus dibersihkan dengan air hangat yang sudah dicampurkan dengan sabun. Setelah kayu dibersihkan menggunakan lap basah, segera keringkan kayu menggunakan lap kering. Lap yang dipakai untuk membersihkan kursi juga jangan sembarangan, gunakan lap dengan bahan yang lembut.

  1. Bersihkan Bagian Ukiran

Kursi kayu yang antik biasanya memiliki bagian ukiran di beberapa tempat, oleh karena itu pada bagian ini juga harus dibersihkan dengan teliti. Cara membersihkan bagian ini bisa dengan menggunakan kuas kecil dengan bulu-bulu yang halus, ata dapat juga memakai vacum cleaner.

  1. Memoles Ulang Kayu

Untuk menjaga tampilan kursi kayu antik, tak ada salahnya untuk memoles ulang kursi keyu antik tersebut. Apabila menyukai warna kayu yang alami, dapat pula memoles kursi menggunakan cairan minyak jati. Pemolesan ini bisa dilakukan secara berkala, misalnya dua tahun sekali.

Itulah beberapa tips untuk merawat kursi kayu antik. Agar kursi antik terawat dengan baik minimal bersihkan kursi satu kali dalam satu minggu untuk tetap menjaga estetika dan tampilannya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *