Tips Memilih Lemari Minimalis Bergaya Modern

Lemari merupakan salah satu jenis furniture rumah tangga yang keberadaannya sangat penting, yang bahkan sudah menjadi kebutuhan dasar masyarakat. Lemari biasanya diletakkan di dalam kamar untuk menampung berbagai jenis pakaian. Lemari diproduksi dengan berbagai desain, model, dan fitur, mulai dari lemari dengan rak susun hingga lemari dengan rak baju gantung. Salah satu siasat dalam memilih lemari untuk kamar tidur yang tidak terlalu memakan tempat atau menghabiskan banyak ruangan di dalam kamar adalah dengan memilih lemari bergaya minimalis. Dengan memilih lemari pakaian yang minimalis, ruangan akan terkesan lebih luas dan lebar, sehingga penghuni kamar tersebut akan merasa lebih lapang dan betah tinggal di dalam kamar. Berikut ini adalah ulasan mengenai tips memilih lemari minimalis bergaya modern untuk diletakkan di dalam kamar.

baca juga: Furniture Murah dan Unik dari Palet Kayu Bekas

  1. Menentukan Fungsinya

Sebelum lebih jauh memilih model dan jenis lemari, tentukan dulu fungsi dari lemari tersebut. Sebab yang paling utama dari sebuah furniture adalah fungsinya. Misalnya, yang dibutuhkan adalah lemari dengan rak baju lipat yang banyak agar semua baju bisa masuk, maka belilah lemari yang difasilitasi dengan rak minimal empat susun atau empat ruangan, agar semua baju dapat tertampung. Atau misalnya jika fungsi yang diinginkan adalah rak baju sekaligus rak gantung dan kaca rias, maka pilihlah lemari dengan model three in one yang difasilitasi dengan rak baju, rak gantung, sekaligus kaca rias dan laci untuk peralatan make up. Jika perlu, belilah lemari yang fasilitasnya lengkap, misalnya ada laci untuk menyimpan sepatu. Dengan demikian, kebutuhan akan lemari akan terpenuhi dengan baik.

  1. Menyesuaikan Ukuran Lemari dengan Luas Kamar

Ukuran lemari harus disesuaikan dengan luas kamar yang akan ditempati oleh lemari tersebut. Pilihlah lemari minimalis yang ukurannya sesuai dengan luas kamar, agar keberadaan lemari tersebut tidak akan membuat kamar terlihat lebih sempit dan sumpek. Dengan memilih lemari berukuran tepat, berarti kita berusaha menata tampilan kamar kita agar tetap terlihat lapang dan luas.

  1. Mempertimbangkan Desain

Selain fungsi dan ukuran, desain lemari juga harus diperhatikan. Pilihlah lemari pakaian berdesain modern namun tetap dapat mengcover kebutuhan akan lemari tersebut. Lemari modern biasanya difasilitasi dengan berbagai fitur, mulai dari panel berjajar dan laci, rak yang dapat menampung baju, rak gantung, bahkan tidak jarang juga difasilitasi dengan kaca rias. Dengan memilih lemari model minimalis berdesain modern, maka tampilan kamar akan lebih menarik, sebab keberadaan sebuah furniture dapat memberi kesan dan memperbaiki interior kamar.

  1. Mempertimbangkan Bahan

Bahan atau material lemari juga merupakan pertimbangan yang tidak kalah penting ketika memilih lemari minimalis untuk kamar. Tidak sekadar bahannya bagus atau terbuat dari kayu berkualitas terbaik, bahan lemari juga harus disesuaikan dengan konsep kamar dan budjet yang tersedia. Pilihlah lemari yang bahannya sesuai dengan selera, namun usia bahan lemari tersebut tetap dijadikan bahan pertimbangan yang utama.

 

Kelebihan dan Kekurangan Kursi Kayu Dibandingkan Bahan Lain

Salah satu jenis furniture yang cukup laris di pasaran dan menjadi kebutuhan wajib setiap rumah tangga adalah kursi. Permintaan akan kursi, baik model baru atau model lama, baik yang berbahan kayu hingga lainnya, masih terus besar seakan tidak pernah sepi. Produsen kursi terus memproduksi kursi tanpa mengenal musim, bahkan permintaan tersebut meningkat sangat tajam menjelang lebaran. Meskipun usia kursi relatif panjang, yaitu hingga belasan tahun, namun bukan berarti permintaan akan kursi mengalami penurunan, justru sebaliknya. Di toko-toko meubel, furniture yang paling laris justru adalah kursi, yang penjualannya jauh di atas lemari. Hal ini menunjukkan bahwa kursi merupakan kebutuhan pokok masyarakat untuk memenuhi atau menghias rumah mereka. Salah satu jenis kursi yang cukup laris di pasaran adalah kursi berbahan kayu. Berikut ini akan dibahas mengenai kelebihan dan kekurangan kursi kayu dibandingkan dengan kursi berbahan lain.

  1. Lebih Tahan Lama

Sudah menjadi rahasia umum bahwa kursi kayu akan lebih tahan lama dan memiliki jangka waktu pemakaian yang lebih panjang dibandingkan dengan kursi plastik atau kursi berbahan material lainnya. Kursi berbahan kayu, apalagi jika kayunya adalah kayu pilihan dan berkualitas unggul, akan mampu bertahan selama belasan bahkan hingga di atas dua puluh tahun.

Penyebab dari kursi kayu menjadi lapuk hanyalah rayap atau penggunaan yang tidak wajar. Selebihnya, kursi kayu akan lebih tahan, terutama dalam menopang bobot tubuh orang yang mendudukinya. Tidak heran jika banyak orang yang lebih cenderung membeli kursi berbahan kayu dibandingkan dengan bahan lainnya.

  1. Catnya Dapat Diperbarui

Selain lebih awet, cat atau warna kursi kayu dapat diperbarui. Misalnya dengan cara menambahkan dengan pelitur atau pelamir, sehingga warna kursi akan terlihat seperti baru. Jika warna kursi sudah pudar, bisa langsung dicat ulang dengan warna yang senada atau jika sudah bosan dengan warnanya bisa diganti dengan warna lainnya sesuai dengan selera.

  1. Dudukannya Keras, Kurang Empuk

Namun di antara beberapa kelebihannya, kursi berbahan kayu tetap memiliki kekurangan. Di antara kekurangannya adalah dudukannya keras, kurang empuk, sehingga orang yang duduk di kursi berbahan kayu tersebut tidak betah untuk duduk berlama-lama. Tidak jarang, kursi berbahan utama kayu akan dilapisi dengan busa atau bahan lain agar lebih nyaman ketika digunakan untuk duduk.

  1. Relatif Lebih Berat Dibandingkan dengan Sofa

Tidak hanya dudukannya yang keras, kekurangan kursi kayu dibandingkan dengan kursi berbahan busa, karet, atau bahan lainnya, adalah bobotnya yang relatif lebih berat. Kursi berbahan kayu, terutama kayu dengan kualitas terbaik seperti kayu jati, akan sangat berat ketika diangkat. Tidak heran jika untuk pemakaian dalam jangka waktu pendek, orang cenderung lebih memilih kursi karet atau sofa dibandingkan dengan kursi dari material kayu.

 

Tips Memilih Model Kursi Tamu yang Bagus

Furniture atau perabotan rumah tangga merupakan benda-benda yang keberadaannya sangat penting untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga, baik untuk menampung barang-barang atau yang sifatnya praktis untuk digunakan, seperti ranjang atau kursi. Setiap perabotan rumah tangga memiliki fungsinya masing-masing, yang diproduksi dengan berbagai desain dan memanfaatkan bahan atau material yang beragam. Model kursi tamu, misalnya, ada yang terbuat dari kayu, plastik, bahkan ada yang bentuknya sofa.

baca juga: TIPS MEMILIH MODEL KURSI TAMU SOFA

Kursi tamu merupakan furniture yang keberadaannya sangat penting untuk menunjang penampilan rumah. Melalui benda-benda yang berada di ruang tamulah para tamu yang notabene merupakan orang lain atau orang asing dapat mengenali karakter atau kepribadian kita, sebab sebuah ruangan dapat menunjukkan jiwa atau karakter pemiliknya. Oleh sebab itu, ketika memilih kursi tamu, banyak hal yang harus dipertimbangkan. Berikut ini adalah ulasan mengenai tips memilih model kursi tamu yang bagus.

Disesuaikan dengan Konsep Ruangan

Hal pertama yang harus diperhatikan ketika akan memilih kursi tamu adalah mempertimbangkan konsep dari ruang tamu itu sendiri. Misalnya, konsep ruang tamunya adalah klasik, maka pilihlah kursi yang desainnya klasik, misalnya kursi kuno atau kursi antik. Begitu pula jika konsepnya minimalis, maka pilihlah kursi tamu yang minimalis, dengan warna kalem yang tidak terlalu banyak hiasan. Anda harus memilih kursi tamu yang sesuai dengan konsep interior ruang tamu Anda, agar ruang tamu itu menjadi selaras, dan agar keberadaan kursi tamu yang dipilih dapat menunjang tema atau konsep ruangan secara keseluruhan.

Memilih Warna yang Sesuai dan Selaras

Selain model, warna juga merupakan pertimbangan yang tidak kalah penting ketika akan memilih kursi tamu. Sesuaikan warna kursi yang dipilih dengan warna dominan ruang tamu tersebut. Misalnya jika rumah atau ruang tamunya berdinding kayu atau warna dindingnya cokelat, maka pilihlah kursi yang warnanya senada, yaitu warna coklat. Pastikan bahwa warna kursi yang Anda pilih sesuai dengan warna dominan ruang tamu tersebut. Setiap interior yang berada di sebuah ruangan harus menunjang penampilan ruangan itu, bukan sebaliknya merusak tampilannya dengan warna yang berbeda dan mencolok. Memilih kursi berwarna kalem dan netral sangat dianjurkan.

Mempertimbangkan Luas Ruangan dan Kapasitas Kursi

Luas ruang tamu juga harus dipertimbangkan. Pilihlah kursi yang ukurannya sesuai dengan luas ruang tamu. Agar lebih proporsional dan ideal, luas ruang tamu yang digunakan untuk menampung seperangkat kursi meja tamu tersebut tidak lebih dari separuh ruangan, agar masih ada ruangan kosong yang bisa digunakan untuk dekorasi seperti meja etalase atau meletakkan pigura di dinding.

Kapasitas kursi juga harus dipikirkan. Pilihlah model kursi tamu yang kapasitasnya mampu menampung jumlah rata-rata tamu yang datang dalam satu momen. Setidaknya, kapasitas kursi tamu harus bisa menampung enam orang.

 

Tips Memilih Perabotan Rumah Tangga untuk Rumah Kontrakan

Tinggal di rumah kontrakan memang tidak sebebas dan senyaman rumah milik sendiri. Selain tidak bisa bebas berinovasi akan tampilan rumah, para pengontrak rumah biasanya juga harus berpikir panjang setiap akan membeli furniture rumah tangga, sebab semakin banyak furniture yang dibelinya, akan semakin sulit barang-barang tersebut untuk dibawa ketika pindah rumah nantinya. Bagaimanapun, tinggal di rumah kontrakan tentu akan dibatasi dengan waktu, kita harus benar-benar memikirkan setiap barang yang akan kita beli, terutama benda-benda besar seperti furniture, agar tidak terlalu merepotkan kita sendiri ketika pindah rumah. Namun namanya kebutuhan, tetap harus terpenuhi. Misalnya, ketika lemari yang ada tidak mampu lagi menampung pakaian yang kita miliki, maka mau tidak mau kita harus membeli lemari baru. Tidak sekadar mempertimbangkan berbagai kerumitan ketika akan pindah kelak, ruangan rumah kontrakan juga harus dipikirkan, sebab tidak jarang rumah kontrakan ukurannya sangat sempit. Berikut ini adalah tips memilih perabotan rumah tangga untuk rumah kontrakan.

  1. Membeli Furniture Bongkar Pasang

Salah satu siasat agar perabotan rumah tangga mudah dipindah-pindah ketika pindah rumah adalah memilih perabotan yang bisa dibongkar pasang, mulai dari ranjang, lemari, bahkan hingga kursi pun saat ini ada kursi lipat atau kursi bongkar pasang. Selain lebih mudah dibawa kemana-mana dan mudah ketika akan pindah rumah, furniture bongkar pasang juga tidak rumit untuk merangkai dan membongkarnya, karena difasilitasi dengan kode atau tulisan. Pilihlah furniture bongkar pasang yang sesuai dengan kebutuhan. Jangan membeli perabotan yang tidak terlalu penting dan tidak jelas fungsinya. Misalnya, rak TV, sebaiknya tidak perlu, gunakanlah meja sederhana yang sudah ada.

  1. Membeli Furniture yang Ringan

Selain volumenya yang besar, salah satu kesulitan lain ketika pindah rumah dari satu kontrakan ke kontrakan lain adalah bobot furniture yang cukup berat, misalnya furniture dari kayu jati yang tentu bobotnya lebih berat dibandingkan dengan kayu lain. Oleh sebab itu, pilihlah furniture yang bobotnya ringan, namun diproduksi dari bahan-bahan dan material yang berkualitas. Ketika masih tinggal di rumah kontrakan, yang harus diutamakan adalah rungsi dari furniture tersebut, bukan desain atau pertimbangan lainnya.

  1. Pertimbangkan Budjet dan Luas Ruangan

Tidak hanya soal pindah-pindah rumah, ketika akan membeli perabotan rumah tangga untuk diletakkan di kontrakan, yang harus dipertimbangkan adalah luas ruangan di mana furniture baru itu akan diletakkan nantinya. Misalnya ketika akan membeli kursi untuk ruang tamu, perhatikan luas ruang tamu tersebut, apakah kursi yang akan dibeli memang sesuai ukurannya dengan luas ruang tamu. Jangan sampai kursi yang dibeli membuat tampilan ruang tamu menjadi lebih sumpek. Begitu juga ketika akan membeli furniture lainnya. Kamar kontrakan yang luasnya cenderung sempit harus disiasati dengan mengisinya dengan furniture yang tepat.

 

Keuntungan Memilih Furniture Minimalis untuk Rumah Tangga

Furniture atau perabotan rumah tangga merupakan barang yang keberadaannya sangat penting di rumah yang memiliki fungsinya masing-masing, mulai dari lemari, meja, kursi, rak, hingga ranjang. Setiap rumah pasti memerlukan keberadaan furniture. Selain memiliki fungsi praktis, perabotan rumah tangga juga berfungsi sebagai hiasan yang akan mempercantik tampilan rumah. Di pasaran, terdapat bermacam-macam furniture, baik dari segi model, bentuk, desain, hingga warnanya. Biasanya, setiap orang akan memilih furniture yang disukainya untuk mengisi rumah, baik sesuai dengan selera, tema rumah, hingga bujdet yang tersedia. Meski di pasaran terdapat banyak sekali jenis dan macam-macam furniture, namun tidak semua jenis furniture cocok diletakkan di rumah tertentu, sebab setiap furniture umumnya diproduksi dengan desain dan konsep yang khas. Salah satu jenis furniture yang banyak digemari oleh masyarakat adalah perabotan yang minimalis. Perabotan minimalis adalah furniture yang desainnya minimalis, lebih mengutamakan fungsi dibandingkan dengan tampilannya. Berikut ini adalah ulasan mengenai keuntungan memilih furniture minimalis untuk rumah tangga.

baca juga: HARGA FURNITURE MINIMALIS UNTUK MEJA KANTOR RUMAHAN TERBARU 2017

  1. Tampilannya Tidak Norak

Dibandingkan dengan furniture yang desainnya meriah dan berwarna, furniture minimalis didesain dengan konsep yang sederhana, dan lebih sering memanfaatkan satu warna dominan atau perpaduan dua warna. Tidak jarang, furniture jenis ini hanya mengandalkan pewarnaan dengan warna cokelat. Dengan memilih perabotan rumah tangga yang minimalis, selain tidak norak, juga dapat diletakkan di semua jenis ruangan dan konsep rumah. Furniture yang minimalis akan lebih netral untuk menghiasi tampilan rumah atau ruangan.

  1. Ukuran Disesuaikan dengan Luas Ruangan

Minimalis, seringkali bukan hanya merujuk pada desain, tetapi juga ukuran. Perabotan yang minimalis biasanya ukurannya tidak terlalu besar, namun pas. Memilih furniture jenis ini akan lebih cenderung aman, karena ramah untuk ruangan yang tidak terlalu luas. Bahkan, Anda dapat memilih furniture yang disesuaikan dengan luas ruangan di mana furniture tersebut akan Anda letakkan, sehingga tidak akan mengganggu tampilan ruangan.

  1. Harganya Lebih Murah

Dari segi harga, furniture rumah tangga yang minimalis tentu jauh lebih murah dibandingkan dengan furniture yang desainnya kompleks dan memiliki banyak hiasan dan corak. Dengan memilih perabotan minimalis, Anda akan lebih menghemat pengeluaran, sehingga uang tersebut dapat digunakan untuk membeli perabotan lainnya. Bahkan, harga satu furniture modern yang desainnya kompleks dapat digunakan untuk membeli dua atau tiga furniture yang desainnya minimalis.

  1. Lebih Mementingkan Fungsi

Pertimbangan utama ketika memilih sebuah furniture adalah fungsinya. Desain dan warna adalah pertimbangan yang kesekian. Dengan memilih furniture minimalis, berarti Anda akan benar-benar mempertimbangkan fungsi furniture tersebut, mulai dari segi fasilitas atau fitur, hingga pertimbangan lainnya. Yang paling penting adalah, furniture tersebut dapat difungsikan dengan maksimal, tidak sekadar mengandalkan desain dan gaya. Jika memang akan meilih perabotan yang minimalis, pertimbangkan juga bahan atau material furniture tersebut, agar furniture yang Anda beli benar-benar berkualitas.

 

Hal yang Harus Dipertimbangkan Ketika Membeli Kursi Tamu

Ada sebuah ungkapan yang mengatakan, bahwa setiap benda yang diletakkan di sebuah ruangan, dapat menunjukkan karakter si pemiliknya. Setiap benda yang ditelakkan di ruangan tertentu biasanya memang melalui pertimbangan yang matang dari si pemiliknya, sehingga secara tidak langsung benda-benda tersebut mewakili sifat dan karakter pemilik dan pengkonsep barang di ruangan tersebut. Begitu pula dengan ruang tamu. Ruang tamu merupakan tempat pertama di mana para tamu yang notabene merupakan orang asing, belajar mengenali karakter tuan rumahnya. Oleh sebab itu, ruang tamu harus ditata sedemikian ruma agar kesan para tamu yang diperoleh ketika memasuki ruang tamu tersebut adalah kesan yang positif, bukan sebaliknya. Tuan rumah harus memilih barang-barang terbaik untuk diletakkan di ruang tamunya. Selain demi kenyamatan tamu yang datang, barang-barang terbaik yang diletakkan di ruang tamu sebenarnya mewakili sifat ruan rumahnya. Salah satu benda yang paling penting di ruang tamu adalah kursi. Berikut ini akan dibahas mengenai beberapa hal yang harus dipertimbangkan ketika akan membeli kursi tamu.

  1. Mempertimbangkan Konsep atau Tema Ruangan

Sebagaimana dijelaskan di atas, ruang tamu akan mewakili karakter dan sifat tuan rumahnya. Sesuaikanlah kursi tamu yang dipilih dengan ruang tamu secara keseluruhan. Misalnya konsep rumahnya bertema klasik, maka pilihlah kursi kuno atau kursi antik yang mampu memberikan nuansa klasik. Begitu juga dengan warna kursi yang dipilih, sesuaikan kursi dengan warna ruangan, jangan sampai kursi yang dipilih tampak mencolok dan norak ketika diletakkan di ruang tamu tersebut

  1. Mempertimbangkan Bahan Kursi

Pilihlah kursi yang bahannya nyaman, lembut, dan terbuat dari bahan yang berkualitas ahar kursi bisa bertahan lama. Bagaimanapun, kenyamanan tamu ketika duduk di kursi tersebut harus diutamakan.

  1. Mempertimbangkan Ukuran Kursi

Ukuran kursi secara keseluruhan, yaitu satu set atau satu perangkat kursi dan meja tamu, harus disesuaikan dengan luas ruang tamu itu sendiri. Proporsionalnya, ruang tamu yang digunakan untuk menampung seperangkat meja dan kursi tersebut tidak sampai separuh ruangan tamu, agar ruang tamu bisa terlihat lebih luas, sehingga tamu bisa lebih betah jika ruang tamunya tidak sumpek.

  1. Mempertimbangkan Kapasitas Kursi

Mempertimbangkan kapasitas kursi juga tidak kalah penting untuk dilakukan. Jangan sampai kursi tamu yang ada, tidak mampu menampung tamu yang datang. Sebelum memutuskan membeli kursi dan meja untuk tamu, pikirkan terlebih dahulu siapa tamu yang sering datang, dan berapa jumlah tamu yang datang dalam satu waktu. Idealnya, kapasitas kursi tamu adalah untuk enam orang. Kapasitas kursi, selain disesuaikan dengan jumlah tamu yang datang, juga mesti disesuaikan dengan anggota keluarga yang biasa menemui tamu-tamu tersebut. Pastikan tuan rumah dan tamunya bisa mendapatkan tempat duduk.

 

Tips Memilih Lemari Pakaian untuk Kamar Kost

Tinggal di tempat kost membutuhkan berbagai siasat agar bisa betah dan mampu bertahan di lingkungan baru yang jauh dari keluarga. Selain harus pandai mengatur keuangan dan menjaga diri dari kebiasaan buruk, salah satu siasat agar selalu bisa betah di kamar kost adalah menata kamar kost dengan menarik, dibuat senyaman mungkin, dan memfasilitasi kamar kost dengan barang-barang dasar yang keberadaannya sangat penting, mulai dari furniture berupa lemari, kasur, hingga peralatan elektronik. Memilih furniture untuk kamar kost harus dilakukan dengan pertimbangan yang matang, sebab ukuran kamar kost yang mungkin sempit membuat kita tidak bisa mengeksplore kamar kost menjadi sesuai dengan apa yang kita inginkan. Salah satu benda yang cukup memakan banyak ruang di kamar kost adalah lemari untuk pakaian. Berikut ini akan diulas mengenai tips memilih lemari pakaian untuk kamar kost.

  1. Pertimbangkan Luas Kamar Ketika Membeli Lemari

Seringkali, kamar kost terlihat sangat sempit karena diisi dengan lemari yang ukurannya tidak proporsional. Ukuran lemari pakaian harus disesuaikan dengan luas kamar kost, agar kamar kost tetap terlihat lapang dan nyaman. Sebagai panduan, kamar dengan ukuran 3×3 meter, sebaiknya memilih lemari dengan lebar 1,3 meter, dengan tinggi 1,8 meter. Sementara untuk kamar kost yang lebih luas atau lebih sempit, ukurannya bisa menyesuaikan.

  1. Memilih Lemari Model Three in One

Tidak hanya lemari, biasanya yang membuat kamar kost terlihat sumpek adalah adanya furniture lain seperti rak, meja rias, kaca, hingga kursi. Agar lebih simpel dan mampu memenuhi semua kebutuhan akan furniture, pilihlah lemari model three in one, yaitu lemari yang dilengkapi dengan rak baju lipat, ruang baju gantung, dan meja rias sekaligus, yaitu bagian depannya difasilitasi dengan kaca dan laci untuk menampung berbagai peralatan make up. Dengan begitu, kita tidak perlu membeli banyak barang yang hanya akan membuat kost terlihat sempit, melainkan hanya membeli satu lemari dengan fitur yang lengkap.

  1. Memilih Lemari Rangkai yang Agak Tinggi

Kamar kost yang sempit biasa disiasati dengan memilih lemari yang agak tinggi, yaitu demi memanfaatkan tinggi ruangan. Ingat, luas ruangan kost bukan hanya tentang panjang kali lebar, melainkan juga tingginya. Jika pintu kamar kost kurang tinggi, siasatilah dengan memilih lemari rangkai yang bisa dibongkar pasang. Adapun tinggi lemari yang disarankan adalah sekitar 2,2 meter, agar lemari bisa menampung banyak baju dan perlengkapan lainnya.

  1. Pertimbangkan Kebutuhan

Selain tips-tips yang telah disebut di atas, ketika akan memilih lemari pakaian untuk kamar kost, pertimbangkan juga kebutuhannya, apakah lemari tersebut bisa menampung pakaian yang kita miliki atau tidak. Percuma jika kita memilih lemari yang bagus, desainnya menarik, fasilitasnya lengkap, dan ukurannya pas, namun ternyata tidak mampu menampung barang-barang yang kita miliki, terutama pakaian kita. Pilihlah lemari yang benar-benar bisa menampung barang-barang kita.

 

Tips Memilih Perabot Minimalis untuk Kamar Tidur

Kamar tidur merupakan ruangan di mana seseorang lebih banyak menghabiskan waktunya untuk beristirahat. Keberadaan kamar tidur sangat penting untuk memulihkan kondisi tubuh setelah lelah bekerja. Oleh sebab itu, agar betah dan nyaman ketika berada di dalam kamar, kamar tidur harus ditata sedemikian rupa, mulai dari dekorasi hingga penataan letak perabotan atau furniturenya, agar selain nyaman, kita tidak mudah suntuk ketika berada di dalam kamar. Kamar dengan tata letak furniture yang buruk akan membuat kamar terasa pengap sehingga penghuninya tidak nyaman. Kamar yang pengap juga akan mempengaruhi kondisi kesehatan bahkan kejiwaan sang penghuni. Semakin bagus kondisi sebuah kamar, akan semakin berpengaruh positif bagi penghuninya. Namun, tidak semua orang memiliki kamar yang luas. Umumnya, rumah-rumah kebanyakan penduduk Indonesia memiliki kamar tidur dengan luas rata-rata 3×4 meter, atau dengan kata lain berukuran minimalis. Menata perabotan di kamar minimalis tentu tidak mudah. Berikut ini adalah beberapa tips memilih perabot minimalis untuk kamar tidur.

  1. Menghindari Penggunaan Ranjang

Biasanya, hampir separuh atau lebih luas kamar minimalis akan diisi dengan ranjang. Hal ini tentu akan membuat kamar terlihat sempit. Sebaiknya, hindari penggunaan ranjang di kamar sempit. Memilih menggunakan spring bed atau kasur busa yang sangat tebal merupakan pilihan yang tepat agar memberikan kesan luas pada kamar.

baca juga: TIPS MERAWAT PERABOT MINIMALIS BERBAHAN ROTAN

  1. Memilih Lemari Multi Fungsi

Selain ranjang, furniture lain yang biasanya memenuhi kamar adalah lemari pakaian. Untuk menyiasati ukuran kamar yang relatif sempit, sebaiknya menyiasati dengan memilih perabot minimalis berupa lemari multi fungsi. Lemari multi fungsi adalah lemari three in one yang terdiri dari rak baju lipat, lemari gantung, sekaligus meja dan kaca rias. Dengan memilih lemari yang multi fungsi, kamar tidur tidak perlu lagi dipenuhi dengan meja rias atau lemari lainnya. Cukup satu lemari multi fungsi yang menemani spring bed, maka kamar sudah akan terasa lebih luas dan lapang.

  1. Manfaatkan Tinggi Ruangan

Selain lebar atau luas ruangan, satu hal yang luput diperhatikan dan dimanfaatkan oleh pemilik kamar adalah tinggi ruangan. Padahal, tinggi ruangan dapat dimanfaatkan untuk mengurangi penggunaan lebar ruangan. Misalnya, dengan memilih lemari yang berukuran tinggi, yaitu sekitar dua setengah meter atau lebih, sehingga pemanfaatan tinggi kamar akan lebih maksimal. Jika pintu kamar terlalu rendah dan sulit dimasuki lemari berukuran tinggi, sebaiknya membeli lemari model bongkar pasang yang bisa dirakit di dalam kamar, sehingga cara memasukkan lemari tersebut cukup mudah.

  1. Memilih Perabot yang Bermanfaat

Tidak jarang, sebuah kamar diisi dengan perabot yang jarang digunakan, misalnya meja dan kursi. Pilihlah perabot minimalis yang benar-benar bermanfaat untuk menunjang kegiatan di dalam kamar. Menyiasati luas kamar dengan mengisinya dengan furniture minimalis merupakan salah satu cara agar kamar terasa lebih nyaman.

 

Tips Memilih Sofa Bagus untuk Rumah

Sofa merupakan salah satu jenis furniture rumah tangga yang biasa diletakkan di ruang tamu atau ruang keluarga. Fungsi utama sofa sebagai tempat duduk harus mempertimbangkan segi kenyamanan sehingga orang yang duduk di sofa tersebut bisa betah dan nyaman duduk berlama-lama di sofa tersebut. Memilih sofa untuk diletakkan di rumah memang gampang-gampang susah. Banyak hal yang dijadikan pertimbangan dalam memilih sofa yang bagus dan berkualitas, sehingga selain faktor kenyamanan, faktor usia pakai sofa yang tahan lama juga menjadi salah satu hal yang diutamakan. Saat ini, terdapat banyak sekali jenis, model, dan desain sofa yang dijual di berbagai toko meubel. Setiap jenis sofa memiliki kelebihan dan kelemahannya masing-masing. Berikut ini adalah ulasan mengenai cara memilih sofa bagus untuk diletakkan di rumah.

  1. Mempertimbangkan Ukuran

Ketika akan memilih sofa di sebuah toko furniture, hal pertama yang harus dipertimbangkan adalah ukuran sofa. Ukuran sofa harus disesuaikan dengan luas ruangan tempat di mana sofa tersebut akan diletakkan nantinya. Jika perlu, sebelum pergi ke toko furniture, Anda sebaiknya mengira-ngira atau mengukur terlebih dahulu luar ruangan yang akan ditempati dengan sofa, agar sofa yang dibeli tidak terlalu besar atau kekecilan. Pilihlah sofa bagus yang secara ukuran bisa ideal jika diletakkan di ruangan tersebut.

  1. Mempertimbangkan Kapasitas

Setiap sofa memiliki kapasitas atau daya tampung yang berbeda-beda, ada perangkat sofa yang dapat menampung lima orang, ada juga yang lebih. Ketika akan membeli sofa, pertimbangkanlah kira-kira berapa orang yang akan sering duduk di sofa tersebut. Misalnya sofa untuk ruang keluarga, pertimbangkan jumlah anggota keluarga, sehingga sofa tersebut mampu menampung seluruh anggota keluarga. Atau misalnya sofa untuk ruang tamu, sebisa mungkin memilih sofa dengan daya tampung besar yang sesuai dengan luas ruangan.

  1. Pilih Model Sofa yang Sesuai dengan Tema atau Konsep Ruangan

Biasanya, setiap ruangan di rumah memiliki konsep atau tema tertentu, misalnya floral, tema black and white, dan berbagai tema lainnya. Pilihlah sofa yang sesuai dengan tema ruangan tersebut agar keberadaan sofa mampu menunjang tampilan ruangan.

  1. Mempertimbangkan Bahan

Bahan sofa akan menentukan kualitas dan daya tahan sofa tersebut. Ketika memilih sofa, maka bahan sofa merupakan pertimbangan paling penting. Pilihlah sofa yang bahannya lembut, mudah dibersihkan dari kotoran, dan terbuat dari bahan yang kuat sehingga usia pemakaian sofa tersebut bisa awet dan tahan lama. Namun, selera masing-masing orang akan bahan sofa berbeda-beda, ada yang suka sofa berbahan kain, ada juga yang suka dengan sofa berbahan kulit sintesis. Apapun bahan sofa yang dipilih, pastikan bahwa sofa bagus tersebut tidak mudah sobek ketika tergores benda keras, dan tidak mudah mengkerut ketika diduduki dalam waktu lama.

 

Tips Memilih Furniture Rumah Tangga

Furniture atau berbagai macam perabotan merupakan benda yang harus ada di dalam sebuah rumah. Furniture di dalam rumah memiliki fungsinya masing-masing, mulai dari yang berfungsi praktis atau yang sekadar berfungsi sebagai hiasan. Beberapa jenis furniture yang banyak ditemukan di rumah adalah kursi, meja, lemari, hingga dipan atau ranjang. Selain furniture tersebut, rak buku dan rak piring juga termasuk furniture yang tidak kalah penting keberadaannya di dalam sebuah rumah. Biasanya, dalam memilih furniture untuk diletakkan di rumah, pertimbangan utama sebuah keluarga adalah anggaran atau budjetnya. Apapun model sebuah perabotan rumah tangga, asalkan sesuai dengan budjet, biasanya akan langsung dibeli tanpa ada pertimbangan lain. Padahal, memilih furniture untuk diletakkan di rumah harus bijak dan penuh pertimbangan, agar furniture yang dibeli tersebut benar-benar dapat bermanfaat. Berikut ini adalah beberapa tips memilih furniture rumah tangga agar dapat berguna dengan baik.

baca juga: HARGA FURNITURE RUMAH TANGGA YANG TERBARU DAN TERMURAH, 2017

  1. Mempertimbangkan Luas Ruangan

Furniture yang akan dibeli harus diukur sesuai dengan luas ruangannya, jangan sampai furniture yang dibeli akan memenuhi ruangan, atau bahkan tidak cukup dimasukkan ke ruangan yang akan ditempati. Contohnya, ketika akan membeli sebuah ranjang, usahakan ukuran ranjang tersebut maksimal tidak sampai separuh ruangan atau kamar yang akan digunakan, agar perabotan lain seperti lemari masih bisa dimasukkan ke kamar tersebut.

Atau misalnya ketika akan membeli seperangkat kursi dan meja tamu, pertimbangkan atau ukur terlebih dahulu luas ruang tamu yang akan ditempati oleh furniture rumah tangga tersebut, agar besar kursi dan meja yang dipilih bisa pas dan sesuai dengan luas ruang tamu.

  1. Mempertimbangkan Fungsi

Seringkali, banyak orang yang membeli furniture dengan tujuan untuk investasi, bukan karena untuk mengcover kebutuhan rumah tangga. Padahal, furniture akan selalu berubah model setiap tahunnya, sehingga berinvestasi dengan membeli furniture untuk diletakkan di rumah hanya sebagai pajangan bukan pilihan yang tepat.

Pertimbangkanlah fungsi sebuah furniture sebelum memutuskan untuk membelinya. Misalnya, jika memang butuh lemari baru karena lemari lama sudah penuh, belilah lemari baru, yang model dan harganya sesuai.

  1. Memilih Model yang Tepat

Selain ukuran, model furniture yang akan dipilih merupakan suatu hal yang penting untuk dijadikan bahan pertimbangan. Misalnya, jika ingin membeli lemari, pilihlah lemari yang modelnya sesuai dengan kebutuhan, misalnya lemari trifungsing, yaitu untuk menggantung pakaian, menyimpan pakaian yang dilipat, sekaligus dilengkapi dengan kaca sehingga dapat dijadikan sebagai meja rias. Begitu pula dengan misalnya ketika memilih rak buku, pilihlah rak buku yang modelnya sesuai dengan kebutuhan, yaitu dapat menampung buku dengan aman, contohnya dilengkapi dengan kaca penutup.

Itulah beberapa tips memilih furniture rumah tangga agar berfungsi secara maksimal dan bermanfat dengan baik, sehingga pembelian furniture tersebut tidak sia-sia.